nhk

HRC Solo Rce-2 MP1, Dipetik Nurgianto

 

ManiakMotor – Owie Nurhuda yang podium pertama di race-1 MP1 mesti  telan pil pahit, pahit sekali. Sekali lagi, sangat pahit yang dialami Owie race 2 MP1 atau underbone 125 cc. Motornya trouble dan gagal finish di sirkuit Alun-Alun Karanganyar, Solo, Jawa Tengah,

dalam event Honda Racing Championship atau OMR Honda seri ke-3, Minggu, 10 Juni ini.

Ketika dikonfirmasi pada Owie, pada mekanik, pada teman-teman, pada angin dan pada burung, tidak ada yang mau jawab. Semua seperti telan pil pahit yang bikin geleng-geleng kepala. Pertanda tak tahu apa yang sebenarnya dialami. “Lagi apes, simpelnya begitu. Belum diperiksa apa sebabnya,” kata Songa, chief mecanic Honda MS NISSIN TOP 1 KYT FDR Denso TDR yang akhirnya sadar, ini hanya permainan. Kalah menang adalah biasa.

Peluang diambil M. Nurgianto. Doi  pembalap tim Honda Oie Conection INK Federal Oil  IRC. Di tiga race sebelumnya, doi podium ketiga. Dengan ke-3 dan ke-1, membuatnya telan permen manis. Kan berlawanan dengan Owie? “Luar biasa, saya juga pembalap, pasti ingin podium. Ini saatnya,” kata Nurgianto yang punya KIS DKI itu.            

Race-2 ini pun tidak didapat dengan mudah seperti beli permen.  Nurgianto ditempel  Iswandi Muis dan Denny Triyogo. Sebagai catatan Akian, sebagai tunner motornya Anto – begitu Nurgioanto disapa –  menyetel spuyer agak basah. “Spuyer 140-25. Agar aman. Suspensi model gas diatur pada 16 psi,” kata Akian yang juga mengurangi tekanan ban dan mapping ulang pengapian. Ardel

BERITA TERKAIT:
Hasil Semua Sesi YCR Tasik Dan HRC Solo 9-10 Juni
HRC Solo, Honda Injeksi Progress 50%
HRC Solo Race-2 MP2, Betul-Betul Dari ‘Solowesi’
HRC Solo Race-1 MP1, Akhirnya Owie…!
HRC Solo Rce-2 MP1, Dipetik Nurgianto
HRC Solo, Muis Memang Pembalap ‘Solowesi’
OMR Honda Solo, Muis Pemenang QTT Biasa Di Sirkuit Solo
OMR Honda Solo, Muis Pemenang QTT Biasa Di Sirkuit Solo

 

BAGIKAN