DragBike 2014: Bracket Time Ramai, Cukup Rp 1,5 Juta Bisa Ikut Balap

 

ManiakMotor – Bracket time di drag bike kelas adu skill soal feeling kecepatan. Duit nggak banyak bermain di kelas ini, lantaran hanya tepat-tepatan waktu. Siapa yang paling dekat dengan time yang ditentukan, dialah pemenangnya. Malah bila lebih cepat dari batas waktu langsung diskualifikasi, adil memang. Misalnya Bracket 8 detik, eh ada yang 7 koma sekian, ya nggak masuk.

Read more...

 

Drag Bike 2014 Semarang; Ancaman Jupiter 130 Bendol, Sonic 130 Bima Aditya Mengintai!

 

 

ManiakMotor - ‘Tim order’ cerdik dimainkan Wayank-Bendol. Wayank yang kiliker Jupiter 130 dan langganan podium ‘sengaja’ tak hadir di SSC Ramadhan Dragbike 2014 di Tawang Mas, Semarang, Jetang. Hasilnya, Galih Dwi (Boyoalli) dan Dwi Batank (Semarang)  podium ke-4 dan ke-5.

Read more...

Drag Bike 2014 Semarang; Walau Lintasan Basah Ninja TU Tetap Dapat 7.2 Detik

 

ManiakMotor – Sport Tune-UP 150 Cc 2-Tak muncul dua Ninja TU karya Solikhin dari So-Tech Racing Team (Semarang) dan Aan from OP 27 (Jogja). Mereka bertanding di Tawang Mas, PRPP, Semarang, Jateng (19/7) dalam rangka SSC Ramadhan Dragbike. Dan pemenangnya  Galih Dwi (Boyolali) dengan catatan waktu 7. 274 detik. Galih mengaku menggunakan jurus sabar dan konsentrasi di lintasan basah Tawang Mas.

Read more...

Drag Bike 2014 Cimahi: Ngabuburitnya Sedot 357 Starter, Bracket 8 Detik Diminati

ManiakMotor   -  Angka 357 starter di bulan puasa lumayan tuh. Itu data yang terhimpun di Ngabuburit Bareng Sumber Production Drag Bike 201 M. Event ini berlangsung Brigif 15 Kujang II Cimahi-Jabar pada 21 Juli. Balapanya sejak dari pagi sampai sore, karena tujuannya ngbuburit untuk buka puasa.

Read more...

Drag Bike 2014 Semarang; Wet Race, Adu Halus Batank Vs Chodox, Skor 5-2...!

 

ManiakMotor - Sempat melepas 4 kelas, mendadak hujan deras di lintasan Tawang Mas, PRPP, Semarang, Jateng (19/4), tempat berlangsungnya SSC Ramadhan Dragbike 2014. Event ini diikuti 400-an starter. Tak lama kemudian hujan reda, tapi lintasan terlanjur basah dan lanjut. “Hanya pakai satu lintasan (kiri), kanan diupayakan dikeringkan terlebih dahulu. Ini semata faktor alam,” kata Drs. Lilik Kusnandar, selaku pimpian lomba.

Read more...