Modifikasi Honda New Megapro Grasstrack, Gradak Superbowl..!

 

ManiakMotor- Walau sama-sama garuk tanah, motocross dan garsstrack berbeda, ya pasti dong. Tapi prinsifnya sama, iya sama-sama pakai ban tahu, kan? Bukan itu bro, tapi manusia (pembalap), rangka-suspensi, dan mesin punya peran seimbang.  Itu sama dengan rancang bangun Honda New Mega Pro grasstrack. Sasis dibikin kuat, suspensi benar-benar cakar tanah milik special engine, mesin disuntik sesuai kebutuhan dan peran jokinya.  

Ada buktinya di acara Djarum Coklat Extra Grasstrack di Ciamis, Jawa Barat, awal Oktober 2012.  New Mega Pro lansiran 2012 ini satu-satunya 4-tak  yang ikut kelas campuran senior FFA yang dikuasai Kawak Ninja 150. Dia dikepung 9 Ninja yang membawa sejata Shuriken Jutsu (hahaha), New Mega Pro ke-2. Lumayan, untuk ukuran riset baru tiga  bulan dilakukan Honda Banten MPC KYT IRC AHRS (HBMKIA), pemilik motor ini.  Paling utama lagi, New Mega Pro pendatang baru di grasstrack.   

MESIN, BORING TIGER

Mesin kejar kapasitas sesuai konversi dengan 2-tak. Aturan teknik grasstrack mirip-mirip dengan motocross. Di moto-x untuk 2-tak 125 cc dan 4-tak 250 cc. Di grasstrack jelas dekat dengan motor umum di Indonesia seperti Ninja 150 cc yang 2-tak, terus yang 4-tak jadi 250 cc. Tapi kapasitas 250 cc pada New Mega Pro belum didapat. Saat ini masih 196 cc.

Sederhananya, ambil silinder (boring) Honda Tiger 2000 bersama pistonnya. Pakai standar diameter silinder Tiger pun, New Mega Pro ini masih 175 cc. Makanya kembali dioversize 125 dan dapatnya seperti yang disebut tadi. “Untuk saat ini kapasistas begitu seimbang dengan rangka dan suspensi. Paling pas lagi dengan karakter pembalanya,” jelas M Fachmy, juragan HBMKIA yang bermarkas di Pandeglang, Banten tersebut .

Dengan penambahan kapasitas, tenaga juga berlipat. Tadinya hanya 150 cc uap bahan bakar yang masuk ke ruang bakar, sekarang 196 cc. Itu pun masih dibatasi, kalau kelebihan tenaga, hendiling akan ngaco. Trackernya akan ampun-ampunan, tapi tetap gengsi minta ampun. Makanya nantinya bertahap soal silinder ini sampai benar-benar seimbang soal rangka, suspensi dan kebiasaan trackernya.    

Defisit kapasitas diatur dari  durasi kem, per klep,  karburator dan kenalpot AHRS, ya, kompetisi semua. Juga belum gila-gilaan karena untuk keseimbangan tadi. Mesin harus mampu membawa rangka, rangka dan suspensi harus bisa menjalankan peran mesin dan bisa dituntaskan trackernya di sirkuit.  Lebih lengkap ukuran-ukurannya ada di Data Modifikasi.

Kenalpot dirancang khusus lewat uji balistik. Maksudnya bro, pakai dinamo. Wah masih salah, dynotest yang benar. Maklum, portal baru, jadi kurang paham dengan alat-alat canggih, tahunya manual teknologi.  Ya, dari mereknya kelihatan tuh  AHRS yang ikut beriklan di portal ini. Jadi sekalian ditulis saja. Wkwkwkw... Jangan tertawa, buktinya kenalpot ini mampu menyumbang 15 persen tenaga.

Kenalpot pun ada versi khusus sirkuit yang pendek-pendek dan panjang-panjang. Yang bersua dengan portal di event kemarin pakai versi pendek. Bentuk kenalpot itu mirip pelepas gas buang  Honda SE CRF150. Tapi yang di foto sebelum event, pakai AHRS yang model bulat alias AHRS F4. 

RANGKA DAN SUSPENSI, GRADAK SUPERBOWL

Maniakmotor yang hadir di event grasstrack baru lalu saat motor ini ke-2, menyimak rangka dan suspensi sesuai  karakter mesin. Contoh, di superbowl atau 10 deretan gundukan rapat, mampu digradak. Gradak adalah, istilah para penggaruk tanah saat melibas superbowl dengan rpm penuh sama dengan kecepatan full. Maksudnya gas tidak tutup-buka, tapi dari gigi 3 itu motor digas habis.  Bila rangka dan suspensi tidak mampu, pasti trackernya telah jumpalitan, bro.

Sasis New Mega Pro bernomor start 24 ini dikerjakan  Wuryantoro Bangkit Concept (WBC). Ini bengkel spesial rangka grasstrak. Yang diambil dari motor ini  tinggal komstir sampai bagian tengah. Kekuatannya diset ulang, termasuk memajukan sudut kemudi ala garuk tanah.  Ingat,  basis rangka New Mega Pro adalah turing.  Sayang, tidak dijelaskan kontur-konturnya. Iya, tidak dijelaskan oleh WBC, badan tinju dunia itu.

Rangka ditopang suspensi special engine 85 cc yang rata-rata dipakai utuk kelas senior. Lebih khusus lagi menggunakan milik YZ85. Motor ini telah langganan dengan Kayaba yang diameter tabung 36 mm. Terus jarak mainnya (travel) bisa 275 mm. Kamu bayangkan saja, pasti kemampuannya sama dengan  SE85 melibas jumping dan trek kribo. Fork ini diambil sekaligus dengan segitiganya. Biasanya satu paket dengan monosok.

Tetapi  monosok malah merek WP. Hehehe, itu tidak kalah nyaman untuk urusan peredam kejut. Ini monosok ready to race. Kan begitu istilah KTM pada SE mereka. Itu monosok dari KTM SX85. Monosok yang dilengkapi  25 klik pnyetelan rebound. Untuk motor ini dikasih pada klik 13 dari kiri. Klik yang rata-rata dipakai crosser SE85 di kejurnas motocross Indonesia.

Monosok satu paket dengan lengan ayun dan roda. Dari lengan ini bisa dibaca, bahwa WBC memakai konstruksi asli KTM SX85. Entah dari susdut kemiringan monsok sampai konstruksi rangka dudukan atas monosoknya.   

PEMBALAPNYA?

Seperti cerita di awal tadi, garuk tanah tidak semata kehebatan motor. Penunggangnya punya peran yang sama. Dialah F Chimon, tracker asal Pasir Langu, Bandung Barat,  Jawa Barat yang telah dikontrak  HBMKIA dalam tiga tahun ini. Dialah yang memaksimalkan New Mega Pro dan nama Honda lain di tim tersebut.

Di superbowl tadi dia bisa mempertontonkan motor bisa ‘berenang’ di atas gundukan. Itu karena suspensi dan teknik trackernya. Cimon punya teknik menejepit motor dengan bagus. “Di superbowl kan yang penting kaki tidak lepas dari pijakan. Posisi juga seperti lagi push-up. Tapi, itu tidak ada artinya bila kinerja rangka dan suspensi payah,” jelas Cimon.

Cimon di antaraa pemain papan atas grasstrack memang pernah belajar sampai dalam soal motocross.  Dia berguru di IMI Racing Academy Motocross  di Pondok Cabe. Termasuk soal fisik digembleng di situ.  Lihat saja gaya mengebutnya seperti crosser, selalu berdiri setiap dapat guncangan, bentuk tangan ‘O’  dan kaki mengangkang saat menikung.   Ardel

MODIFIKASI LAIN:

Modifikasi Honda CB150R Street Fire (Honda Teralis)

Modifikasi Yamaha New V-Ixion Di JMS

Modifikasi New MegaPro (Banjarnegara), The Real Street Fighter

Modifikasi Honda New Megapro 2011, Modif Aliran Sehat

Modifikasi Yamaha F1ZR, Motor Drag Bike Tiga Arena!

Modifikasi Honda Blade, Disegani Di Indo Prix

Modifikasi Ninja Drag Eko Chodox, Piston KDX 66 Mm

Modifikasi Yamaha Mio, Jagoan Drag Bike 300 cc, Tomo Speed..!


 

Data Modifikasi (Diisi Mekaniknya)    
Motor : New megapro 2012  
Kelas : Campuran senior  
Mekanik : Abdul Syukur  
Kompresi : 13.6 : 1  
Piston : Tiger  
Piston dome  :  Tinggi dome 2.5 mm diameter dome nya 48 mm
Timing pengapian : 15o sebelum TMA  
LSA  : 1120  
Durasi Kem : 275o   
Klep : Kawahara  
Diameter klep : in 31.5 ex 25.5  
Per klep : Yoshimura 32mm  
Diameter in-let  : 28mm  
Diameter out-let  : 26mm  
Karbu : Keihin FCR 32mm  
Selongsong gas : Original CRF CRF 150   
Manifold : Honda Tiger   
Busi : Denso Iridium U 24  
Kruk as  :  Standart New Megapro  
Pompa oli  : Kawahara  
Kopling  :  Standar New megapro  
CDI dan kurva-nya : BRT Imax super pro for Yz   
Kenalpot  : AHRS F4   
Sokbreker depan  : Yamaha YZ 85 2010 gold  
Sokbreker belakang  : KTM 85 2008  
Cakram depan : Honda  CRF 150   
Rem belakang : Yamaha yz 85  
Ban depan/belakang : IRC 70/100-19 dan 100/90-16  

 

 


Written by Admin
 
SYS
Ohlins