Trend Modifikasi Motor 2013, Tantangan Ada Di Bebek

 

 

ManiakMotor – Akhir 2012 dunia sulap motor atau modifikasi banyak maju. Itu beda dengan maju kali gayanya. Situasi ini akan lebih maju 2013. Otak-atik builder tehadap  motor lokal yang nota bene berpenampilan mungil, bukan hambatan dibanding teman-teman pemodifikasi dari Amerika, Eropa, dan Afrika.  Hehehe... Afrika ada nggak ya?

Kasih aplus pada mereka. Unsur kreasi tetap tinggi dngan material itu.  Silakan intip di portal yang baru seumur jagung ini, warna-warni dunia modifikasi  Indonesia. Masih tetap bermain pada naked bike, sportbike, street fighter brutale dan boomingnya jap style pada 2013.   

Di Indonesia ada tiga varian yang jadi bahan modifikasi. Brosist juga tahu motor yang dijual di pasar umum Indonesia. Yakni  sport, bebek dan matik. Masing- masing punya roh rehab dan trend sendiri. Tiga varian itu, tidak perlu biking pusing sebab kalau pusing pasti sudah minum obat pusing.

SPORT JAP STYLE

Bambang Irawan  modifikator dari RWM (Rizky Wijaya Modif) yakin jap style pada sport masih mendominasi. Alasannya, orang modern selalu kembali pada zaman dulu. Zadul itu kan identik dengan klasik atau jap style yang dikawinkan dengan tampilan modern.

"Modernnya terutama pada kaki-kaki dari limbah moge yang tidak sekadar besar, tetapi diikuti pengerjaan hand made, ya geser sedikit ke old scool. Warnanya kombinasi gelap untuk menunjang kesan klasiknya,” jelas Bambang yang rumah modifnya di  Tole Iskandar Gang Haji Japat no.55, Depok, Jawa Barat.

Gaya sport yang asal sentuh atau modifikasi ringan menurut Bambang tidak banyak mengalami perubahan dari yang ada saat ini. Karena pabrikan sudah mengeluarkan kombinasi varian sport fairing dan naked bike. Yang naked bike terutama nongol di Jakarta Motorcycle Show. “Itu memaksa builder dan konsumen hanya punya ruang kecil. Akhirnya yang dipilih  arah simpel dan tidak terlalu berlebihan dengan bodi ringkas (naked bike) tapi kaki kekar,” tambah Bambang.

BEBEK TANTANGAN
Bebek atau moped  alias underbone bagi modifikator specialis pelat galvanis  Topo Goedel Atmodjo dari  Tauco Custom, katanya masih akan didominasi  racing look. Terutama tertular dari drag bike yang ramai.  Tampilan balap itu sipatnya advance.  

"Sedang extremeke klasik atau bebek kuno   mengutamakan bodi klasik tapi dengan mesin modern. Namun, tidak meninggalkan teknologi balap dengan kombinasi striping sporty yang dinamis, beber  builder yang sering  jadi juri  kontes modif dari markasnya di jalan Kebagusan Raya no 99, Jagakarsa, Jakarta Selatan 

Modifikasi bebek di luar racing look pada 2012 kurang berkembang , karena pasarnya banyak diambil matik. Makanya para pemodif diuji kreativitasnya untuk konsep 2013. Bebek yang punya ciri  tulang bawah, bukan perkara gampang untuk disulap. “Ini tantangan yang harus ditaklukan di bebek,” tampah Topo.

MATIK LOW RIDER?

Sesuai pasar, matik yang sedang laku-lakunya pasti diikuti modifikasi yang juga ramai. Itu sudah rumus. Sama dengan bebek, modif kecil-kecilan masih akan dipengaruhi racing look dari drag bike. Karena matik juga ikutan dikebut di trek lurus. Malah pesertanya yang terbanyak. Itu modifikasi yang ringan brosist alias modifikasi yang bisa dipakai harian.

Sedang modifikasi penampilan kelas berat yang bakal booming 2013 adalah  low rider bober. Wah masih ada ini aliran? “Ada..! Tapi sudah berkembang seiring teknologi injeksi pada matik. Penggunaan roda tidak terlalu extreme lagi tapi medium. Itu akan ditunjang pelek mewah yang segmennya menengah ke atas.  Aplikasi modif-nya tidak asal besar dan tempel, tapi soal urusan detil dan estetika,” jelas  Dimas Erlangga dari Dimaz Motor  yang bengkelnya ada di jalan Baja Raya no.83, Perumnas 2, Karawaci, Tangerang.

Kalaupun muncul gaya extreme arahnya ke old scool break bob. Hehehe, istilah canggih amat. Untung saja bukan gaya Bob Marley yang disebut.  Maksudnya, itu pertukangan gaya klasik yang mengarah ke vintage Inggris. “Biasanya yang diambil hanya mesin. Sementara kaki-kaki dan bodihand made total,” tambah Dimas memprediksi trend modif di 2013 di segmen matik tidak terlalu beda jauh.

Hanya warna pada matik lebih banyak main di candy tone dan efek gliter dari gaya moge vintage Inggris juga. Alasannya, matik identik dengan warna centil. Penentu berhasil tidaknya modif matik justru dari atraksi warna. “Sebenarnya bukan hanya di matik, warna adalah finishing yang mengikuti konsep modif,” dukung Jaidun Muctar alias JJ, modifikator dari Kayu Manis, Jakarta Timur.

Singkatnya dari prediksi trend modif di atas yang akan habis-habisan adalah sport. Di situlah nanti akan muncul mana original builder dan mana yang hanya tukang pasang aksesori. Sebab yang disebut builder adalah yang ‘merusak’ motor standar dan diperbaiki dengan hasil yang lebih wah. Itu yang disebut modifikasi, brosist.  Topo

BACA JUGA

Modif Matik Edan-Edanan..!!!

Modifikasi Yamaha Scorpio Z, Juara Dunia Superbike 2012




Written by Admin