Modifikasi Honda Tiger 2005 (Purwokerto), Petarung Buntung, Tapi Nungging..!
- Created on Wednesday, 06 February 2013 23:25
ManiakMotor - Konsep yang ditawarkan jelas street fighter (SF). Tulen! Buntut yang nungging abizz ingin disundul motor lain, hehe. Katanya, yang nungging-nungging adalah ciri utama SF. Kalau nungging kan biar disebut petarung jalanan. Itu istilah dari Jawa Tengah, asal Honda Tiger 2005 ini dimodifikasi. Maklum, yang sedang nungging begitu seperti ayam jago mau diadu, ya petarung.
Agus Djanuar selaku modifikator dari Kalika Bike Design (XKBD), Purwokerto, Jawa Tengah ini, menyebutnya SF ‘buntung’. Waduh, beda lagi! Katanya tadi nungging, sekarang buntung, mana yang benar nih? Ya, “Lantaran sub-frame aslinya hilang semua, kena gerinda. Itu diatur ulang untuk single seater lantas dibuat empat titik untuk pegangan bodi belakang. Hasilnya nungging tapi buntung,” kata Agus.
Jadi binun nih mas. Mungkin maksudnya hanya untuk ciri anak Minor Fighter (MF). MF adalah komunitas dengan tampilan motor yang radikal. Ya, seperti yang brosist simak difoto itu. Banyak yang kira, MF ‘kaum’ penganut paham egois. Pacar, istri, tetangga tak boleh ikutan saat riding. Padahal itulah makna petarung, berani ambil resiko sendiri alias rela meninggalkan istri di rumah dan cari yang baru di luar yang nungging agar sama nungging dengan motornya. Hahahaha, kwkwkwk.. becanda Mas...
Makanya, untuk percaya diri, “Petarung mesti macho, berotot, gagah, nungging dan buntung. Lihat saja tuh piranti moge dijejalkan demi kesan itu,”sambung Oki Putra, si pemilik ‘macan’ lansiran 2005 yang juga asli kota Mendoan, Puerto Rico alias Purwokerto juga.
Ditanya soal handlingnya? Ah, biar itu urusan si joki. Namanya joki pasti sudah punya teknik menunggangi macan buntung dan nungging ini. “Yang harus ditanya cara memasang part moge ke Tiger, seperti tulisan-tulisan maniakmotor.com. Kok ini beda cara bertanya dengan tulisan di portal sampeyan,” kritik Agus pada reporter portal yang menulis modifikasi ini.
Padahal Mas Agus telah bercerita mengubah komstir sesuaikan dengan punya Tiger. Sedang belakang biking swing arm model ‘A’ jadi ‘H’, karena akan diberi monosok. Seraya dia bilang untuk aman memang harus dibuatkan bushing-bushing baru yang presisi dan sesuai dengan kebutuhan. Termasuk bikin nungging itu, brosist! Sayang, reporternya malah ikut nungging ketimbang meladeni ilmu pertukangan modifikasi. Ardel
Modifikasi Kawasaki D-Tracker, Up-Side Down Asia
Modifikasi Yamaha Byson (Jakarta), Kenalpotnya Z1000
Modifikasi Honda CBR 250 (Bogor), Kue Lapis Bro..!
Modifikasi Kawasaki Ninja (Jakarta), Pakai Swing Arm Ducati 848, Penggemar The Doctor
Modifikasi S&S Super Stock 1.600 cc (Jakarta), Cory Ness Style..!
Data Modifikasi :
Ban depan : Dunlop, 120/60-17
Ban belakang : Bridgstone, 190/50-17
Sok depan : Suzuki GSX 400
Cakram depan : Suzuki GSX 400
Pelek depan : Suzuki GSX 400
Lengan ayun : Suzuki Hayabusa
Monosok : Suzuki Hayabusa
Cakram belakang : Suzuki Hayabusa
Knalpot : Custom (bahan stainless made in Purbalingga)
Modifikator : XKBD
Alamat : Jl. Pasir Muncang No. 46, Purwokerto









