MotoGP 2013 Menuju Amerika; Kata Valentino Rossi, Akselerasi Di Austin Harus Kuat..!

 


ManiakMotor – Masih ingat duel Valentino Rossi dan Casey Stoner di sirkuit Laguna Seca di Amerika 2008. Rossi pegang M1 dan Stoner Desmosedici. Keduanya kejar-kejaran di sirkuit turun-naik Laguna Seca. Puncaknya Stoner ditekuk Rossi di salah satu tikungan kanan abis turunan bukan lewat jalur sebenarnya, Rossi pakai racing line tanah.  Itulah tahun pertama setelah Amerika dalam 10 tahun ogah mementas balapan prototipe.

Kini Amerika punya satu lagi sirkuit yang bernama Austin, selain Indianapolis, dan Laguna Seca. Turun-naik trek Austin, Texas, dan teknikalnya, tidak jauh beda dengan Laguna. Makanya digelari sirkuit roller coaster, itu lho seperti wahana permainan di Ancol, tapi nggak sampai salto. Itu turun naiknya. Desainnya beda, karena Austin dibikin modern atas sentuhan Herman Tilke. Dialah perancang sirkuit masa kini yang dimulai dari Sepang, Malaysia pada 1999 dan Austin sirkuit ke-11 yang dirancangnya.

Tilke tetap mengutamakan kegemaran Amerika yang maunya aktraktif pada sirkuit yang akan dipakai ronde 2 MotoGP 2013. Pergelarannya dimulai 18 April dan puncaknya 21 April waktu Amerika, begadang lagi di Indonesia. Padahal, kata Bang Haji begadang itu tiada artinya... Ah masak, enak kan nonton balap, Bang.

Austin walau panjangnya 5.513 meter tetapi ada 20 tikungan, 10 kiri dan 9 kanan. Trek lurusnya 1.200 meter atau yang terpanjang dalam 18 seri sirkuit yang dipakai MotoGP. Sebagian jarak sirkuit terpakai oleh trek lurus. Sisanya tinggal 4.313 meter dihambat 20 tikungan. “Akselerasi di Austin harus kuat, karena ada empat model tikungan hair pin yang memaksa sampai gigi satu,” jelas Rossi ketika latihan pramusim di Austin dan membuatnya hanya posisi 5, lalu mengakui Honda unggul akseleresi saat itu. Tetapi usai ia ke-2 di Losail, katanya M1-nya siap tempur pada semua sirkuit, termasuk Austin. Wah...

Bila Honda dan Yamaha tidak melakukan testing pribadi, lebih menarik karena semua tim datang masih dalam keadaan ‘buta’. Pembalap akan mengutamakan adaptasi yang cepat.  Free practice pertama hanya dipakai sekadar setting motor dan pembalapnya mengenal sirkuit. Itu masih akan dilakukan di luar empat pembalap pabrikan ditambah Stefan Bradl (LCR Honda) yang telah punya data lebih dulu.

Di sisi lain, Austin menggabungkan kecepatan tinggi dan ‘pelan’ yang langsung berakselerasi. Dua settingan yang  berlainan. Apalagi ditambah turun-naiknya Austin. Bila mengutamakan trek lurus, akan kesulitan menanjak dan meliuk-liuk. Sebaliknya begitu. Trek lurus santapan Honda seperti di Losail kemarin dan trek patah-patah milik Yamaha, juga dari Losail kemarin yang sepertinya soal akselerasi tenang-tenang saja.

Naga-naganya yang tidak bau naga, pertarungan Stoner akan terulang lewat Marc Marquez (Honda) untuk menantang Rossi di mana pun posisi mereka, entah berebut ke-1, ke-2, atau ke-3. Bedanya Rossi sudah belajar dari Laguna Seca dan minta settingan akselerasi yang meletup-letup.

Weeeenak aza. Masih ada Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa, bro. Ya, tunggu saja, karena yang membuktikan adalah lomba.  Ito

BERITA TERKAIT:

MotoGP 2013 Austin Texas; Sirkuit Penguras Stamina, Ujian Usia Rossi Di American..?

MotoGP 2013 Menuju Austin; Ada Yang Aneh Pada Valentino Rossi Dan Lorenzo Di Texas Americas

MotoGP 2013 Menuju Austin: Rossi vs Marquez atau Marquez vs Pedrosa, Teori atau Naluri?

MotoGP 2013 Menuju Austin: Lorenzo-Rossi Tak Bisa Tepuk Dada

MotoGP 2013 Jelang Austin; Marquez Akan Serap Ilmu Lorenzo Di Texas, Rossi Dianggapnya Sudah..!

MotoGP 2014: Biar Makin Wantap, Dorna Perbanyak Mesin Pabrikan

   


Written by Administrator