MotoGP 2013 Jelang Le Mans Prancis: Pakai M1, Rossi Melawan Teori

ManiakMotor – Sama dengan Jerez, Sirkuit Le Mans di Prancis juga salah satu trek favorit Valentino Rossi.  Pakai Ducati saja bisa runner-up 2012, bagaimana dengan M1?

Dalam teori dan tradisi, karakteristik Le Mans cocok buat Yamaha. Model kelokannya mengalir macam Jerez. Juga cocok dengan Valentino Rossi dengan bukti 11 kali podium di semua kelas, 4 di antaranya pemenang. Saat terpuruk di Ducati musim 2011-2012, The Doctor justru berjaya di Le Mans dengan dua podium. Finish ke-3 pada 2011 (lintasan kering) dan musim lalu (lintasan basah) jadi runner-up lewat tarik-tarikan dengan Casey Stoner. Duel Rossi-Stoner itu salah satu aksi terbaik MotoGP sepanjang 2012. Kalau sampeyan mau nonton ulang, silakan cari di youtube.com.

Jorge Lorenzo dan Rossi sama-sama bersemangat menuju Le Mans dengan asumsi trek itu adalah milik M1. Tapi, keduanya juga mulai sadar Bro, kalau teori tak lagi bisa dipegang. Harus dilawan biar tidak terjebak seperti di Jerez. Trek lawas di Spanyol itu juga dalam teori dan tradisinya milik M1, tapi faktanya justru RC213V milik Honda yang meraja. Honda finish 1-2 untuk kali kedua dalam tiga ronde MotoGP 2013. Nyesek nggak tuh, apalagi Lorenzo pun digusur Marquez dengan cara diserempet di tikungan terakhir.

Perkembangan teknologi MotoGP memang pesat dan berubah cepat. Terutama karakter ban 2012 pasokan Bridgestone yang berbeda dibanding sebelumnya. Salah pilih ban, akibatnya jeblok dan diasapi. Ban penentu  settingan keseluruhan dari suspensi, pengereman, sampai distribusi bobot. Karena itu, performa apik Rossi dengan Ducati dalam dua musim terakhir sama sekali tak bisa jadi referensi. Teori dan pertanyaan sederhananya, kan begini: Kalau pakai Ducati saja podium, masa sih pakai M1 tak lebih baik?

Belajar dari Jerez (yang bikin Rossi terheran-heran melihat performa Honda yang sedemikian apik), Yamaha memang harus ekstra bikin set-up paten di Le Mans. Lorenzo yang juara di Le Mans musim 2009, 2010, dan 2012 pun tak berani sesumbar di sana. “Kami tahu apa yang mesti diperbaiki agar bisa lebih bagus di Le Mans,” ujar Lorenzo usai tes sehari di Jerez lalu, yang dari pernyataannya jelas masih punya masalah di M1. Kabarnya, ia akan pakai sasis baru di Le Mans, sedangkan Rossi lebih yakin pakai sasis lama.

Rossi pun sami mawon Pakde, hanya bisa berjanji tarung maksimal untuk hasil terbaik. Ia ogah target podium seperti di Jerez yang faktanya terbalik. Ia harus melawan dan tak ingin terjebak lagi oleh teori. Maka, yang terbaik yang bisa ditunggu jika The Doctor bisa tampil lepas.

Rossi tak perlu terbebani tantangan harus lebih baik di atas M1. Dengan tampil lepas dan bebas serta fokus menikmati balapan saja seperti musim lalu melawan Stoner, bisa jadi hasilnya malah seperti harapan para Rossimania. Tapi, ya itu tadi Brosist, hal itu pun sebatas teori hehehehe. Fakta awal baru akan terlihat di sesi Free Practice.

Satu hal yang pasti, 3 dari The Fantastic Four (Lorenzo, Marc Marquez, Dani Pedrosa) sudah bergiliran dapat gelar juara. Akan tibakah giliran The Doctor? Andro

Berita Terkait 

MotoGP 2013 Le Mans Prancis; Basah Dan Kering Valentino Rossi Oke, Lebih Baik Dingin..?

MotoGP 2013: Serang Espargaro, Crutchlow Pertanyakan Kebijakan Yamaha

MotoGP 2013 Jelang Le Mans Prancis; Lorenzo Olah Fisik Keras, Buat Siap-Siap..!

MotoGP 2013: BMW Mewah Menunggu, Rossi Sudah Punya 3

MotoGP 2013: Crutchlow Mulai Galau, Musim Depan Digusur Yamaha

 


Written by Administrator