MotoGP 2013 Silverstone Inggris: Marquez Pura-Pura Takut, Sikat Saat Race..!

 

ManiakMotor – Marc Marquez memang diajari hormat pada musuh dan kawan. Strateginya juga tidak memancing macan tidur. Ia selalu meninabobokan macan atau musuh-musuhnya dengan cara dilambungkan jelang lomba. Tetapi saat di lintasan beda ceritanya. Ia antusias dengan semangat tempur ala tekniknya di jok motor, gelantungan.

Pasti ingatlah saat ia di awal-awal di MotoGP 2013 sebagai rookie yang sampai sekarang tetap rookie yang katanya belajar dulu, karena masih menyesuaikan dengan motor terhadap sirkuit. Tapi di saat race semua dibabat. Belakangan soal belajar ini bukan senjata ampuh lagi. Marquez atau MM beralih memuji motor lawan atau lawannya itu sendiri dengan data sirkuit yang dituju.

  Flash File http://maniakmotor.com/images/IklanYamaha/yamahapromo.swf is not found

Misalnya menuju sirkuit Brno minggu lalu, ia memuji-muji dua Yamaha. Katanya selain data di Brno Yamaha memang kuat, dua pembalapnya punya keuntungan latihan awal di situ. Omongan ini berulang-ulang ia cuap-cuapkan. “Di Brno Yamaha sangat kuat. Valentino dan Jorge, juga sudah melakukan test lebih dulu,” jelas MM. Padahal tahun lalu teman setimnya yang juara di sirkuit tersebut alias Dani Pedrosa.

Itu kan sama dengan mengelus-elus lawan membuat mereka tak awas. Asal tahu saja di sekolah-sekolah balap di dunia, hal ini juga diajarkan. Maksudnya, saat bertutur kata pada media selalu uncapkan hormati kawan dan musuh. Pujilah mereka dengan sportif. Kira-kira begitulah. Tapi di lomba beda cerita seperti di Brno kemarin. MM nggak ada matinya melayani Lorenzo yang bermain di atas kemampuan motornya. Otaknya juga jalan membaca pergerakkan JL.

Kini menuju Silverstone, Inggris, MM sedang membesarkan hati JL dan M1. Selain prestasi JL tahun lalu di sini, juga karakter M1 itu sendiri di sirkuit cepat macam Silverstone. “Yamaha acap kuat di sirkuit ini. Jorge (Lorenzo) pasti akan membela menang. Ia juga bagus tahun lalu di sini,” kata Marquez dalam jumpa pers jelang Silverstone.

MM juga tidak mengesampingkan Cal Crutchlow sebagai tuan rumah. Tuan rumah harus dibesarkan juga hatinya, agar tifosi Inggris tidak menjadi musuhnya. Singkatnya, MM seperti pura-pura takut, hehe.  Tapi tunggu lombanya, suara mulut tinggal goyangan lidah. Buktinya seperti itu dalam 11 podium MM dan lima lainnya juara 1 dan empat lainnya berturut-turut. Ito 

BACA JUGA

MotoGP 2013 Silverstone Inggris (Jelang): Strategi Beda Lorenzo, Rossi Cari Pengalaman

MotoGP 2013 Jelang Silverstone: Naik ke MotoGP, Redding Pacu Honda

MotoGP 2013 Jelang Silverstone: Perang Sesama RC213V, Duel Panjang MM vs DP

MotoGP 2013 Jelang Silverstone Inggris; Rossi Ingin Ke Depan Di Sirkuit Cepat..!

MotoGP 2013 Silverstone: Songsong Start Ke-100, Dovi Pasrah di Ducati

 


Written by Administrator