MotoPrix Serang, Setting Sokbreker Depan Pasar Senggol

 

ManiakMotor – You juga tahu, sokbreker di Indonesia untuk balap bebek yang canggih itu hanya belakang. Mau cari dari harga Rp 2 juta sampai puluhan juta tersedia. Yang Rp 8 juta ke atas, tipe sokbrekernya tersedia bongkar pasangnya. “Itu tanda suspensi yang bisa diperbaiki dan disetting ulang sesuai kebutuhan sirkuit dan pembalapnya. Di dalam tabungnya ada yang disebut rembalan valve berbagai ukuran, pengatur aliran oli,” jelas Arief Syahbani dari Ohlins Indonesia yan hadir di sirkuit Maulana Yusuf, Serang, Banten, 10 Maret 2013 tempat seri perdana MotoPrix Region 2 atau Jawa.

Karena sudah pada canggih meredam guncangan buntut bebek racing, makanya hanya sokbreker depan yang diulas di sini. Fork ini sangat kontras dengan belakang, teknologinya begitu terus sejak  zaman kuda gigit besi sampai kudanya meringkik minta roti. Lihat saja, mana ada sokbreker depan bebek yang mereknya Ohlins atau WP.  Tetap gunuene produsen.

Di seri pertama MP paling ngetop di Indonesia ini, tim ecek-ecek sampai guede, memerlakukan sok depan supaya kinerjanya imbang dengan belakang. Apalagi di R6 sirkuit ini yang menuntut kerja suspensi yang aje gile, karena harus menurunkan kecepatan drastis. Saat itu terjadi peralihan bobot yang semuanya ditanggung sokbreker depan. “Pompaan sokbreker harus dibuat lambat, dihindari untuk mantul-mantul,” buka Widya Krida Laksana alias Gendut, sebagai mekanik tim Yamaha Yamalube NHK 3M FDR Ridlatama RT.

Langsung saja pada Jupiter Z Fathrin HK dan Sulung Giwa yang membela Ridlatama itu, dituang oli Mesran B40. Itu oli diesel yang kental. Bandingkan dengan oli sokbreker yang asli  SAE 20. Diisi 60 cc per tabung. Padahal suling-suling sebagai pemanajemen sirkulasi oli dibiarkan standar atau tetap 3 mm diameter lubangnya. Per juga orisinal, hanya diselaraskan dengan tekanan angin ban 20 psi. Jumlah oli akan didikurangi 5 cc jika  turun di lintasan permanen seperti Sentul International Karting.

Dilakukan juga oleh Achonk yang punya nama lengkap Sarifudin, mekanik dari Honda Jayadi KYT Showa. Doski sebagai ‘pendakwah’ urusan setting motor, tetap pakai sok orisinal Honda. “Per asli juga hanya diganjal 5 mm agar lebih keras,” ujarnya yang mengisi tiap tabung 65 cc dan dikombinasi tekanan angin ban 18 psi. Sayang Sarifudin buru-buru menghidupkan motor MP2 untuk penyisihan,  ngomong pun teriak-teriak. Dia juga tidak sempat bilang oli apa dan SAE berapa?

Berbeda dengan Honda Blade pacuan Panji Ashari dari tim Mandiri Racing Team Rangkas Bitung. Ia pakai peredam kejut Jupiter Z. “Sok Yamaha lebih bagus redamannya, tidak ada modifikasi sama sekali, hanya pakai olinya motocross, lupa saya spesifikasi olinya. Setiap tabung diisi 55 cc,” kata Songa yang meracik mesin dan suspensi motor Panji. Songa tahun lalu mengawal motor Owie Nurhuda di IndoPrix.

Kira-kira begitulah perkembangan sokbreker depan di MotoPrix region Jawa sekarang. Berarti beda dengan yang dulu-dulu banyak menggeser ulang lubang suling.  Adit

BERITA TERKAIT:

Hasil Semua Sesi MotoPrix Serang, 9 - 10 Maret 2013

MotoPrix Serang, Tikungan R6 Khas Pasar Senggol

MotoPrix Serang 2013; Final MP1 (125 Cc Seeded), Juaranya Bobby Anasis

MotoPrix Serang 2013; Final MP2 (110 Cc Sedeed), Teguh Memang Teguh

Jelang Seri-1 MotoPrix Banten, Road Race Tradisional

MotoPrix Serang 2013; QTT MP2 (110 cc seeded), Kagetan Mariasan Kocek

MotoPrix Serang; QTT MP1 (125 cc Seeded), Milik Sulung Giwa

 


Written by Administrator