MotoGP 2013: Marquez Tak Ingin Perang Dengan Rossi
- Created on Wednesday, 13 February 2013 00:07
ManiakMotor – Muncul dengan stelan jas lengkap, Marc Marquez tampil lebih keren dari sehari-harinya. Ia lebih cocok jadi artis ketimbang pembalap. Kalau di Indonesia sudah diulat jadi pemain sinetron. Maklum, hidungnya Indo, eh bule benaran ini, coy.
Ruki MotoGP itu memang harus tampil modis karena kali ini bukan adu pacu di lintasan. Ia manggung dalam malam anugerah atlet terbaik Spanyol yang digelar koran El Mundo Deportivo. Pelapis Dani Pedrosa di tim Repsol Honda itu terpilih sebagai salah satu atlet muda terbaik di negaranya. Itung-itung, podium pertamalah sebelum podium berikutnya di ajang MotoGP.
“Satu kehormatan terpilih jadi salah satu pemenang di Gala Mundo Deportivo. Tapi, yang paling penting adalah menikmati musim pertama di atas motor MotoGP. Penghargaan ini hanyalah buah dari kerja keras selama ini,” kata pembalap yang sejak di Red Bull Academy (RBA) ini sudah punya telenta membalap yang aduhai. Dialah yang membuat RBA kian berkibar saat ini, karena terbukti mampu memproduksi bibit pembalap prototipe.
Ya, di otaknya memang hanya ada racing line dan selongsong gas yang kudu dibetot. Maka, di penghargaan itu ia lebih suka bicara MotoGP. Ia terasa menemukan banyak hal baru saat naik pangkat dari Moto2 ke MotoGP. Lagi-lagi ia merendah dan bilang masih harus banyak belajar meski faktanya bisa mengimbangi waktu Pedrosa, Jorge Lorenzo maupun Valentino Rossi saat tes di Sirkuit Sepang lalu.
Bisa jadi, karena saat naik ke MotoGP dia langsung dapat jok empuk RC213V peninggalan Casey Stoner. “Saya merasa semuanya baik dalam tiga hari tes. Semuanya berlangsung sedikit lebih bagus dari harapan semula, tapi itu baru sebuah tes. Perjalanan masih panjang, masih harus kerja keras dan belajar banyak hal,” jelas pembalap yang dikenal mampu melawan gaya inersia menikung dengan badannya, lihat saja saat naik motor dia seperti gelantungan ketika menikung. Jadi, grip ban lebih bagus karena yang melawan motor justru pembapnya, mirip Stoner.
Meski diprediksi bisa melawan tiga seniornya itu, Marquez mengaku belumlah selevel, terlebih Rossi yang ia idolakan. Pedrosa, Lorezo, dan Rossi di mata Marquez adalah pembalap punya ilmu tinggi. “Saya punya ambisi saat balapan, sama dengan sebelumnya. Tapi, sadar di MotoGP ini adalah kumpulan para pembalap terbaik dunia. Saya sendiri belum sepenuhnya menguasai RC213V, karena memang tak mudah memahaminya,” tegasnya.
Marquez tak mau tergesa-gesa bikin target podium atau bahkan kemenangan dalam waktu singkat meski banyak pengamat memprediksinya bisa menyulitkan Pedrosa, Lorenzo, maupun Rossi. “Itu bukan perang saya. Pertempuran saya adalah motor itu sendiri. Belajar memahami karakternya, coba raih pengalaman sebaik-baiknya, dan hasil akan datang dengan sendirinya. Saya justru ingin belajar dari mereka sebanyak mungkin yang bisa saya dapat. Mencermati bagaimana mereka menghendel motor, pilihan jalurnya, apa yang mereka lakukan dan mengapa mereka lakukan itu,” papar Marquez dalam wawancara khususnya dengan MotoGP.com.
Baiklah adinda Marquez. Sebaiknya memang ojo dumeh seperti dibilang saudara kita di Jawa. Tapi, ini perlu dibaca Rafid Topan dan Doni Tata! Andro
Berita Terkait
MotoGP 2013: Rossi Hanya Butuh 10 Laps Mengenal M1, Bosnya Girang
MOTOGP 2013 HASIL TEST SEPANG: BEREBUT POSISI 1 - 4
MotoGP 2013 Latihan (Test) Sepang: Pelajaran Pertama Marquez di Tusuk Konde
Adventure
-
Rally Dakar: Pakai Ilmu Motokros, Giliran Belanda ...
ManiakMotor – Pakai gaya balap seorang crosser, Frans Verhoeven (Yamaha) sukses memenangi SS12 b...
-
Rally Dakar: Lagi-Lagi Caselli, KTM Kian Dominan
ManiakMotor – Debutan baru Kurt Caselli bikin kejutan. Asli, bukan manipulasi. Setelah memenangi...
-
Rally Dakar 2013: Tabrak Sapi Yamaha Hilang ...
ManiakMotor – Tak jelas mana yang salah. Andalan Yamaha David Casteu yang menabrak seekor sapi a...
-
Rally Dakar: Husqyvarna Bangkit, Yamaha Tetap ...
ManiakMotor – Terpuruk dalam beberapa hari sebelumnya, Joan Berreda kembali membawa Husqyvar...
Grasstrack
-
Kejurnas GM Grasstrack 2013 Cilacap, Garuk Pasir, ...
ManiakMotor – Sebut Cilacap, pasti identik dengan laut. Bila kejurnas GM Grasstrack 2013 reg...
-
Kejurnas Grasstrack 2013 Tulungagung, Milik ...
ManiakMotor-Berbekal pengapian CDI Vortex plus kaki-kaki YZ85 pada Kawak Ninja dan Jupiter Z...
-
Grasstrack 2013 Dilirik Sponsor..?
ManiakMotor – Jangankan ngomong 10 tahun lalu, 3 tahun kemarin, garuk tanah itu sepi sponsor...
-
MPS FIF GM Grasstrack Pandeglang, Trik Menikung ...
ManiakMotor – Di sirkuit garuk tanah pada semua area adalah racing line. Suka-suka pengg...
Motocross
-
IRC Motocross 2013 Ciamis; Kembali Singa Senior
ManiakMotor – IRC Motocross International telah dua seri dilaksanakan. Seri 2 berlangsun...
-
IRC Motocross 2013 Jogja; Ivan Harry Terbaik ...
ManiakMotor – Bicara bule, tetap saja Lewis Stewart (Australia) dan Jenrney Irt (Slove...
-
IRC Motocross 2013; QTT 1-4 International Bule ...
ManiakMotor – Cerita sirkut pasir, nah itu sukanya bule. Urusan motocross di negaranya a...
-
IRC Kejurnas Motocross 2013 Jelang Jogja; ...
...





