Setel Klep Satria FU Dan Ganti Shim-nya

 

ManiakMotor - Setel klep Suzuki Satria FU atau dikenal FU memang beda dengan bebek biasa. Itu lantaran mekanisme klepnya yang memang beda, tak lagi pakai rocker arm atau sepatu klep. “Melainkan dengan tappet plus shim buat pengganjal kerenggangan klep saat diukur dengan feeler gauge,” buka Ali Maskuri, mekanik Pells Racing di Kp. Tinawas, Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah.

Pun begitu, bukan berarti brosist tak bisa melakukan stel klep sendiri. Asal mau, dan berani  mencoba gampang kok! Bingung dan ada masalah, ya tinggal  hubungi  mekanik ahli terdekat. Wkwkwk... yang penting ada nyali dulu, sama dengan penulis ini yang sebenarnya juga belum pernah melihat tappet dan shim. Yang dia kenal hanya SIM motor, itu pun kalau ada. Wkwkwk, lagi.

Husss... jangan banyak ngakak. Ayo praktek, ya uji cobanya pada FU, masak Jupiter.  Siapkan kunci-kunci antara lain: L6, L10, obeng min, ring 10, sok  10, dan feeler gauge. Terus, posisikan motor pada standar tengah dan di tempat yang lapang. “Bagi yang masih lengkap dengan bodi samping, juga dilepas terlebih dahulu, untuk yang sudah tak pakai ‘baju’  mari dilanjut,” kata ayah dua putra itu.

Untuk awal mesti lepas oil cooler dan penutup atau cop busi. Oil cooler pakai kunci ring 10 (ada 2 baut), sedang cop busi cukup tangan kosong. Kalau ada waktu beli sarung tangan juga bagus. Seperti sarung tangan dalam foto ini kan lumayan untuk menangkis sengatan panas silinder, saat mencopot cop busi. Bagi yang nggak punya sarung tangan silakan tunggu mesinnya sampai dingin sekali.

Lanjut melepas baut tutup kepala silinder (jumlahnya ada 4) dengan kunci L6. Setelah baut lepas, ketok pelan-pelan dengan palu karet yang tidak merusak permukaan  kepala silindernya. Bila digoyang dengan tangan bergerak, cukup dicungkil menggunakan obeng  pelat atau min. Tapi, khusus teknik cungkil ini Ali bilang mungkin tak direkomendasi bengkel resmi. Hehehe.. Nggak papa lah yang penting kira-kira saja brosist!

Sampai disitu sudah terlihat sepintas konstruksi DOHC (Double Over Head Camshaft) FU. Namun untuk  setel klepnya harus memposisikan piston pada TMA (Titik Mati Atas) atau posisi top.  “Caranya, buka tutup magnet  terlebih dahulu dan putar poros engkol dengan kunci sok 17. Tanda bila sudah di posisi top bisa diintip dari blok magnet hingga tampak huruf T pada magnet atau  tanda strip lurus di bagian atas,” urai Ali lagi.

Bila sudah, siapkan feeler buat ukur lebar celah, terus sisipkan bilah feeler ke celah di bawah noken-as yang bersentuhan dengan klep. Ukur jarak kerengangannya. Standar klep FU 0,10-0,20 mm untuk klep in dan  0.20-0.30 mm untuk klep ex. Sekadar diketahui, ukuran ini  untuk kondisi mesin dingin. Bila tidak tepat lanjut lepas noken as dan lepas rumah shim.

Sambil di situ cek ketebalan shim, bila sudah saatnya ganti, ganti sesuai dengan ukuran yang disarankan. Misalnya, ukuran standar klep in 0,10~0,20 mm. “Terus celah yang kita pakai 0,15 dengan ketebalan shim 1,70 mm. Begitu dukur clearance pakai fueler sudah mencapai 0,23 mm atau sudah naik 0,08 mm, artinya shim sudah aus, harus diganti,” tutup Ali seraya bilang  untuk melihat tabel ketebalan shim untuk sinkronisasi (tanya ahlinya).  Oh ya, bila ketebalan shim yang diinginkan tak dijumpai bisa dibikin sendiri (ampelas atau bubut) seperti yang kerap dilakukan Ali cs. Ardel

TIPS LAINNYA:

Geser Timming Kem, Tingkatkan Akselerasi, Tanpa Bubut/Gerinda Kem

Mesin DOHC Honda CB150R StreetFire Dan Suzuki Satria FU, Sama-Sama Efisien

Ganti Kampas Rem Vario (Tips Standar)

Bikin Stopper Ban Untuk Pelek Kecil


 

 


Written by Admin