nhk

Indoclub Sentul 2019: Underbone 125 cc 2T Open, Mesin 2T Berdiri, Wello vs Nurgianto

Underbone 125Z

Maniakmotor – Nama kelasnya di Indoclub Championship adalah Underbone 125 cc 2T Mix Engine Open. Mix itu hanya bisa tinggal nama, fakta adalah one make race Yamaha 125Z. Memang lawannya saat masih ada kejurnas dan ARRC adalah Honda Nova Dash dari Thailand.  Yamaha 125Z sendiri sempat dijual Yamaha Indonesia di Indonesia pada akhir-akhir keemasan mesin 2T.

Wawan Wello
Wawan Wello

Bebek two stroke mesin berdiri yang diteruskan MX-King yang versi 4T-nya ini, sangat primadona. Termasuk di seri 4 Indoclub Championship di Sentul Kecil pada Minggu 20 Oktober 2019. “Kelas ini juga menganut dua race. Kastanya di event kami seperti RX-King 140 cc Super Pro,” papar Deny Wajonk yang punya Indoclub.

Kelasnya diikuti joki papan atas yang di era-nya sempat merasakan kejurnas 2T dan generasi 4T, namun mahir juga menggeber mesin 2 langkah. Misalnya ada M. Nurgianto, Reynaldi Pradana, Richard Taroreh, Janoer Deden dan sebagainya yang maaf nggak disebut disebut namanya.

Dodo dan M. Nurgianto

Race-1 misalnya, Wawan Wello yang membela Aqiela Motorsport ABRT20 Racing Exhaust keluar sebagai juara, “Pelajaran dari RX-King Super Pro race-1 saya jatuh. Jadi race-1 Underbone 125, ubah strategi karena ternyata aspal sudah berubah. Cukup jaga ritme,” papar Wello yang motornya dikorek AB Bendol dari Solo, Jawa Tengah yang terkenal dengan knalpot-nya ABRT20.

Yang kedua di race-1 juga menggunakan 125Z racikan Bendol. Memang nama depan timnya agak beda, tapi pakai ilmu yang sama seperti yang digeber Wello. Nama pembalapnya M. Ilham dari Palu. M. Ilham kalau di One Prix memperkuat Bengkel Motor Biasa INA Pro. “Kalau mesin 2T kan kalau sudah jadi, ya tinggal perawatan. Di seri 4 Indoclub ini kami fokus pada suspensi,” kata AB Bendol.

AB Bendol

Di race 2 keadaan berubah. Dan memang cuaca lebih adem. M. Nurgianto yang sudah berumur 34 tahun staminanya pulih kembali. Pembalap DKI yang memperkuat DMC CLRT yang jadi juara, “Di race-2 saya start dari grid 3. Ini saya manfaatkan untuk hole shot. Beda dengan race-1 start dari grid di tengah,” kata Nurgianto yang di era kejurnas 2T masih sempat memperkuat Suzuki AHRS. Raider

BACA JUGA

Hasil Seri 4 Indoclub Championship Sentul, Bogor, Jabar 19 – 20 Oktober 2019


Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353