nhk

Indonesia Menuju Go Green Dari Kabel Ajaib Accentwire, Pembakaran Bersih Bangat

ManiakMotor – Accentwire adalah produsen kabel kelistrikan otomotif. Kabel ajaib ini karrya asli anak bangsa, siap mendukung udara bersih alias Go Green. Sebab Indonesia negara tertinggi ke 5 dengan  udara terburuk di dunia, utamanya Jakarta. Maka tahun depan atau 2020 pemerintan memberlakukan pengujian emisi gas buang sebagai syarat perpanjangan pajak kendaraan bermotor, termasuk motor bro.

“Kabel AccentWire mampu memaksimalkan sistem kelistrikan pada kendaraan, pembakaran tambah sempurna. Itu selain meningkatkan performa mesin,” yakin Indra Susanto, penemu sekaligus pemilik brand AccentWire yang bermarkas di kawasan Srengseng, Jakarta Barat.

Dibuktikan oleh  Accentwire bersama beberapa media otomotif. Keaslian pengetesannya menggunakan Toyota Innova V keluaran 2004 bensin matik. Odometer alias speedometer  420.000 km. Angka yang sangat banyak, pasti pembakarannya macam mana, gitu?

Pengetesan menggandeng bengkel AFJ Motorsports di Jl. Basuki Rachmat, Duren Sawit, Jakarta Timur. AFJ ini bengkel rujukan yang dipercaya oleh pemerintah DKI Jakarta untuk melakukan pengujian emisi kendaraan bermotor. Alat uji emisi yang mereka gunakan adalah Technotest Mod. 488. Alat yang sangat akurat saat ini di Indonesia.

Inova sebelum diberi AccentWire diukur emisinya lewat knalpot dengan putaran mesin idle alias konstan. Terukur pada alat kadar CO-nya (karbon monoksida) 2,86%. Sementara CO2 (karbo dioksida) di angka 13,4% dan HC (hidro karbon) mencapai 223 ppm.

Padahal ambang batas emisi gas buang lewat  peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 05 tahun 2006, untuk mobil produksi di bawah 2007, CO-nya tak boleh lebih dari 4,5%, di atas 2007 adalah 1,5%. Batas HC maksimum 1.200 ppm untuk produksi di bawah 2007, dan 200 ppm untuk produksi di atas 2007.

Mobil uji coba

Ajaibnya ketika dipasang kabel AccentWire tipe Select Series ditambah dengan khusus koil,  kadar CO langsung turun secara drastis jadi hanya 0,11 % (turun 2,75 %). Sementara CO2 dan HC masing-masing jadi 13% (turun 0,4%) dan 204 ppm (turun 19 ppm). “Dari hasil CO-nya, mirip  mobil yang katalis pada knalpot. Nilai HC juga menunjukkan sisa gas buang yang gagal dibakar lebih sedikit. Artinya, pembakarannya jadi bersih dengan AccentWire,” analisa Jimmy Lukita.

Dengan hasil seperti ini pada mobil, tentu motor juga bisa menggunakannya. Selain pembakaran bersih, otomatis tenaga motor naik luar biasa. Paling utama lagi, masa depan anak cucu kita akan lebih terjaga lewat kualitas udara yang bersih dengan langit yang cerah. Rilis

Hasil uji

BAGIKAN