nhk

IndoPrix 2012 Kenjeran, Power Vs IRC

 

ManiakMotor – Berkat karet item IRC seri 2 IndoPrix di Park Kenjeran, Surabaya, waktu QTT-nya menegangkan. Punggawa IRC pun, tak kalah kenceng menyatakan segera meriset ulang ban, agar supermasi balap motor Indonesia terus ketat. Ditambah power underbone 4-tak makin laju, ban IRC yang telah tahun ke-4 sebagai official atau peyedia ban IP itu, juga dituntut kian ngegrip, .

 Bukan berarti performa IRC Razzo 166 dan 221 kepayahan. Tidak! Tetap masih layak. Waktu di Kenjeran kan terus membaik. “Sebagai produsen, pengembangan kompon harus seiring tim meriset motor. Misalnya, model ‘V’ pada Razzo 166, harus didesain lebih lebar, sempit atau tipis, nantinya riset yang menentukan,” sebut Yanto Gondrong sebagai koodinator event dari PT Gajah Tunggal yang menjual IRC.

Di seri 2 IP ini, rata-rata pilih Razzo 166. Model ban yang satu itu, didesain untuk trek banyak zig-zag alias tikungan patah-patah pada sirkuit mini. Model punggungnya pipih dan desain seluruhnya seperti V kembung. “Manuvernya lebih cepat membuat motor lekas miring. Kira-kira begitu,” timpal Dodiyanto dari product development specialist IRC.

Coba tanya pada Pakde Ibnu Sambodo dari Kawasaki KYT IRC Rextor Manual Tech. Katanya, dia hanya tahu ban IRC dan sulit membandingkan dengan produk lain, karena belum pernah mecobanya. Termasuk juga antara Razzo 166 dan 221, “Di Kenjeran empat motor 110 cc dan 125 cc pakai Razzo 166. Di Sentul besar pembalap minta 221. Berarti yang 166 cocok di Kenjeran dan Sentul Kecil,” kata Ibnu yang mengaku diberi tugas memberi masukan ban IRC versi berikutnya.

Ban selalu lengket aspal, memang! ManiakMotor.Com

BERITA TERKAIT:
Tim Dan Pembalap IndoPrix 2012, Lengkap..!
Jupiter Z Topan Juara IP
Modifikasi Honda Blade, Pemenang IndoPrix Kenjeran
IndoPrix Seri 2, Ini Yang Bikin Ketat…
Zeneos, Ban Keren Performa Ajaib
PT Gajah Tunggal TBK, Persiapan Serbu PRJ Dengan Zeneos

 

BAGIKAN