nhk

IndoPrix 2013; Paling Tinggi Oktan 95

 

ManiakMotor – Mulai 2013 ini aturan bahan bakar diterapkan di IndoPrix (IP). Otoritas IP yang dipegang oleh IndoSpeed menyimpulkan penggunaan bahan bakar yang murah dan mudah didapat di Indonesia. Yakni oktan 95 atau di bawahnya. Oktan ini hanya dimiliki Pertamina lewat Pertamax Plus dan Pertamax yang menyebar di seluruh Indonesia sampai ke pojok desa. Di luar itu akan ditendang dari trek sampeyan, didiskualifikasi maksudnya brosist.   

Aturan ini diembuskan para pelaksana regulator balap motor PP IMI dalam bincang-bincang santai dengan media yang aktif dalam olahraga motor Indonesia.  “Perubahan bahan bakar itu hanya salah satunya. Masih ada soal motoprix yang poinnya berdiri sendiri. Semua harus ditegaskan dan disosialisasikan,” jelas Bambang Gunardi, Kepala Depertemen Olahraga Bermotor PP IMI yang didampingi Dyan Dilato sebagai penasehat teknis balap motor di PP IMI.  

Tempat acaranya di sebuah restoran di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, 8 Februari 2012. Peraturan bahan bakar dimulai dari IP, lantaran penerapannya lebih mudah. Hanya ada 16 tim yang bermain di IP1 dan IP2. “Nantinya akan diikuti semua balap motor pengunaan oktan 95. Maaf ya, ini bukan one make fuel, tetapi untuk memudahkan mendapatkannya. Juga nantinya ada yang khusus mensuplai Pertamax ke setiap seri IP. Penyuplainya pun perorangan, bukan Pertamina,” timpal Dyan yanng juga manajer pribadi Rafid Topan di Moto2.

Bagi tim IP yang juga ikut Asia Road Racing Championship (ARRC), nggak majalah. Lha, nggak ada majalah di sini, ini internet bro. Ya lupa, soalnya dulu di kertas. Oke deh, mereka di setiap negara  pelaksanaan ARRC menyesuaikan dengan oktan tertinggi yang dijual di negara tersebut. “Yang berubah hanya antara kompresi dan pengapian. Dua-duanya berhubungan dengan oktan. Tetapi lebih sederhana menurunkan kompresi. Sedang pengapian harus diprogram ulang dengan memundurka waktu aktifnya. Tinggal pilih?” jelas Ibnu Sambodo, pawang Kawasaki Beet Manual Tech yang mengantar Yudhistira juara IP125 pada 2012 dan ikut ARRC.

Beda lagi dengan Felix Judianto yang lebih banyak bicara apakah penggunaan pertamax sudah resmi atau belum? Manajer Suzuki Cia Felix Racing Team itu soalnya sudah lupa-lupa ingat dengan aturan ARRC yang pernah dia ikuti. Toh dia mengakui telah dihubungi pelaksana IP soal aturan baru bahan bakar. “Bagi saya yang penting sudah fixe, tidak berubah lagi. Tetap, itu lebih penting,” tegas Felix dari markasnya di Cipinang, Jakarta Timur yang timnya 2013 diperkuat pembalap Jepang.

Udah ok kok Lix… nggak bakal berubah, dijamin, lu percaya aja deh. Miolo

BERITA TERKAIT:

Tim Dan Pembalap IndoPrix 2013

Rakernas IMI, Membatasi Tahun Perakitan Motor, Jupiter Z Bagaimana…?

Pengaturan KIS (Kartu Izin Start) Drag Bike Dan MotoPrix

Jadwal IndoPrix 2013

   

 

       

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353