nhk

IndoPrix 2013, World Series Underbone

 

 

ManiakMotor – Coba kalau Matteo Guerinoni yang sering jadi komentator  itu ikut balap bebek, jadilah IndoPrix seri pertama seolah kejuaraan dunia balap bebek. Boleh disebut world series underbone, karena Matteo mewakili benua Eropa yang asal Italia, negara lumbung pembalap dunia. Bukti di lapangan Sentul International Karting (Sentul Kecil), Bogor, Jawa Barat, 16-17 Maret 2013, seperti itu. Di sana, bukan hanya pembalap Indonesia yang ikut serta. Tapi diikuti juga pembalap Malaysia dan Jepang.

Khususnya Jepang juga penelur pembalap Asia kelas dunia. Sekarang mereka malah datang ke Indonesia mengejar panasnya balap bebek. Misalnya Yoshiharu Okada dari tim Suzuki Top 1 Racing. Sayang, posisi Okada hanya ke-17 dalam QTT. “Saya harus masih belajar soal underbone. Jauh berbeda perlakukannya dengan full frame (sport),” jelas Okada yang terkaget-kaget dengan kecepatan bebek di papan atas IP.

Sama juga dengan Keisuke Maeda yang membela Yamaha Yamalube Nissin SMF KYT TJM. Pembalap yang baru 12 tahun ini, ikut IP karena untuk pembibitan. Dia diajak salah satu teknisi Jepang yang pernah menangani Doni Tata saat di IndoProm. Bahwa, IP persaingannya ketat, cocok untuk melatih jam terbang seumuran Maeda.

Nggak jauh-jauh dari duo Malaysia, M. Azhar Bin Abdul Jalil dan M. Adib Bin Rosley. Kedua bangsa Melayu yang masih satu kulit dengan Indonesia dan satu bebek soal balap itu, memperkuat tim Yamaha Motul YY Pang asal Malaysia. “Kami hanya sebagai wildcard. Hanya di Sentul sini saja kami ikut. Kami ingin ukur diri dengan rider Indonesia,” kata Azhar dan Adib yang mengandalkan Jupiter Z karburator. Si Adib memang sama dengan nama Adib reporter maniakmotor.com. Ya namanya juga serumpun… Hehehe…

Seperti diutarakan Bambang Gunardi selaku Ketua Bidang Olahraga Motor PP IMI dan pejabat FIM Asia  Race Director. Katanya, standar IP lebih tinggi dari kejurnas. “Sifat IP adalah balap profesional. Siapa pun yang merasa profesinya meningkat, silakan ikut. Bukan hanya pembalap, mekanik dunia pun hadir di IP ini. Misalnya mekanik Yamaha Racing, Suzuki Top 1 Racing, Yamaha Motul YY Pang, beberapa teknisi dari Ohlins,  Daytona dan ahli ban dari Jepang untuk menangani IRC. Mereka semua WNA (warga negara asing),” kata Bambang.

Pantas banyak berseliweran para penerjemah. Eh, ngomong-ngomong Matteo ke mana ya? Adit

BERITA TERKAIT:

Hasil Semua Sesi IndoPrix 2013 Sentul, 16 – 17 Maret 2013

Indoprix 2013, Live TV Gaya MotoGP

IndoPrix Sentul 2013, Superpole IP125, Sudarmono Pertajam Rekor 57.342 Detik

IndoPrix Sentul 2013, Superpole IP 110 Masih Didominasi Karburator

IndoPrix Sentul 2013: QTT IP125 Wahyu Widodo Honda, Bukan Injeksi

 

 

BAGIKAN