nhk

Indoprix 2014; Honda vs Yamaha Saling Gempur Teknologi Injeksi!

 

ManiakMotor – Injeksi di balap motor IndoPrix diperkenalkan oleh Astra Motor Racing pada 2012. Yamaha menyusul dengan teknologi Jepangnya. Sigit PD (Yamaha Yonk Jaya NHK) langsung kampiun dengan teknologi injeksi Yamaha Jupiter Z1 Rracing di dua kelas sekaligus.

Yamaha pun menambah gempuran injeksi di 2014. Tidak hanya 3 pembalap seperti 2013 lalu. Tapi diratakan pada tim-tim yang membela garputala. “Programnya untuk merangkul mekanik lokal untuk proses alih teknologi kloning,” tutur Supriyanto, Manager Motorsport Yamaha

Haris Sakti Prabowo, akrab disapa Mlethiz yang menukangi mesin Yamaha Trijaya, mulai paham onderdil Z1 Racing. Sebagian ilmu Jepang sudah ada di tangannya. “Z1 Racing punya limiter di RPM 14.000. Hubungannya dengan daya tahan mesin. Dasarnya hitungan 1 tahun atau 600 km. Di dalamnya riset karakter sirkuit, seperti rasio misalnya,” terang Mlethiz saat jumpa portal ini di markas MBKW2, Sleman, Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Mlentis membandingkan Jupiter Z tanpa one atau 1 korekannya yang karbu. Ia menyetel pda rpm 14.600. Akibatnya, sering mengganti crankcase, kruk-as dan lain-lain sebagainya. Jadi, “Ilmu Jepang lebih pada efesien mesin, tapi bertenaga. Tenaga ini tergantung setting di sirkuit,” tambah kiliker yang juga punya tim drag bike tersebut.

Sementara Astra Racing Team (ART) yang dikomandoi Benny Djatiutomo akan menjadi ujung tombak Honda di injeksi ini. Baru lalu ART melaunching timnya dengan mengusung Honda Blade di dua kelas IP. “Komponen eletronik sudah lengkap. Data-data berupa perangkat lunak dan kerasnya, saya rasa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” jelas Ade Rachmat, mekanik ART yang khusus tangani elektronik.

Ade yakin, Bladenya akan konsisten di setiap sirkuit dan seri, lantaran data-data terdahulu sudah dikombinasi. Begitu pula terjadi pergantian personil di jajaran mekanik untuk mesin. “Karena mesin harus kencang dulu, injeksi membantunya. Saya sudah temukan yang dual injector untuk menambah campuran udara dan bahan bakar melayani mesin,” tambah Ade.

Nah soal injeksi ini baru dua merek itu yang telah berhasil. Sementara Kawasaki dan Suzuki masih seputar karburator. Tetapi mereka akan mengganti teknologi ke injeksi ke depannya. Kawasaki misalnya sedang meracik injeksi yang bekerjasama dengan Rextor Technology Indonesia pada Kawasaki Edge.

Ibnu Sambodo bilang, tim ijonya harus mengikuti perkembangan zaman. Karburator di balap bebek memang sudah mulai usang. “Mudah-mudahan akhir tahun ini, injeksi di Edge bisa diterapkan,” kata Ibnu dengan yakin sebelum doi bertolak ke Sepang, Malaysia untuk ikut latihan ARRC pada 4 – 5 Maret di Malaysia.

Ya, memang harus modern. Ardel

BACA JUGA

IndoPrix 2014; Astra Motor Racing Team Pakai Honda Blade Injeksi

IndoPrix 2014: Tak Hanya Anggi Yang Dapat Kloning-an Jupiter Z1 Racing

Astra Motor Racing Team (ART) 2014; Target Tinggi Mulai Balap Bebek Sampai SuperSports 600 cc

IndoPrix 2014: Regulasi Murah IP150, Ketat Agar Imbang, FU Vs CB150R, R15

IndoPrix 2014: Kata Fadli Honda Blade-nya Sudah Kencang

 

 

 

BAGIKAN