nhk

IndoPrix 2014; IRC Belum Menyatakan Mundur, FDR Dikabarkan Kembali

ManiakMotor – IndoPrix (IP) soal ban bermutu. Tahun pertama IP, FDR pernah jadi ban tunggal event ini, lalu digantikan IRC sampai 2013. Saat IRC masih timang-timang kelanjutannya di IP 2014, dikabarkan FDR sudah menggantikannya. Maklumlah, soal kualitas kompon karet item produksi dalam negeri berlabel racing, keduanya memliki kualifikasi nempel  terus di lintasan balap Indonesia.

IRC mengakui, IP balap tertinggi di Indonesia dan konsisten diadakan, maka harus ditunjang.  “Lima tahun IRC mendukung IP dengan menjual image produk. IRC tetap ingin bertahan di IP dengan berbagai tuntutan peningkatan dari pihak penyelenggara. Makanya sampai detik ini, belum putus dan masih nego, lanjut atau tidak,” tegas Yanto Gondrong, koordinator event dari PT Gajah Tunggal yang menggawangi  IRC di IP.

Waduh… barusan ada embusan lewat pesan singkat, bahwa FDR sudah ‘pasti’ akan menggantikan IRC. Bahkan bunyi sms ini sudah sangat yakin, FDR jadi ban resmi IP. “Memang belum ada tanda tangan, tetapi arahnya sudah ke situ. Itu pasti,” yakin Bambang Gunardi dari IndoSpeed selaku penyelanggara IP.

BG – begitu Bambang  disapa – saat dihubungi masih berada di Sekayu, Banyu Asin, Sumatera Selatan. BG ke sana dalam penjajakan sirkuit tersebut digunakan kembali dalam rangkaian IP 2014. Katanya, sirkuit Sekayu bisa untuk tempat seri ke-6 dari wacana penambahan seri IP. Maksudnya, IP bertambah satu seri dari 2013.

Kembali ke soal ban, lebih adil juga dikonfirmasi pada FDR. Langsung ditanggapi Riza yang menjabat Marketing Dept Head. Ia yang mengurusi promosi FDR di arena balap. Riza berkomentar antara ya dan tidak terjadinya kerja sama antara IP dan produknya. “Belum ada pertemuan. Tetapi, demi kemajuan balap motor, kalau memungkinkan, ya harus didukung,” jelas Riza.

Riza juga sembari bilang, seandainya terjadi kontrak dengan IP, ia akan membebaskan penggunaan ban.  Peserta dan tim bebas memilih ban. Yang disponsori FDR, wajib pakai DFR yang didukung IRC boleh pakai IRC dan sebagainya. Yang penting produk dalam negeri atau SNI. “Pokoknya sifatnya bukan sebagai ban tunggal,” tegas Riza yang sekali lagi menegaskan belum ada kerjasama resmi FDR dan IP 2014.

Memang, sponsorship produk pendukung IP, selalu terjadi perpanjangan kontrak setiap tahunnya. Bukan kontrak panjang. Jadi siapa pun terbuka untuk nego dan lelang. Siapa yang berani bayar tinggi dia yang dapat. Kira-kira begitu. Miolo

BACA JUGA

IndoPrix 2014, Kekuatan Honda Masih Di Wahyu-Kupret

IndoPrix 2014, Kelas 150 Cc Regulasi Belum Jelas, Tim Dan Pembalap Bingung

IndoPrix 2014; IRC Fast-1 Dan 3 Kering-Basah, Jaminan Catatan Waktu Tajam

IndoPrix 2014; M Fadli Memperkuat Supersport 600 Honda AHRS Dan Bebek IndoPrix

IndoPrix 2014; Dibuka Kelas Sport 150 cc Four Stroke

 

 

 

 

 

BAGIKAN