nhk

Indoprix 2014 Jelang Seri 3: ‘Suka-Suka Mekanik Jepang’ Jagokan Z1 Racing Yang Mana?

 

ManiakMotor – Bertolak belakang dengan tahun lalu prestasi Yamaha Trijaya Racing Team (TRT) dan Yamaha Yonk Jaya (YYJ). Bahkan andalan YYJ bernama Sigit PD bisa juara di dua kelas tahun lalu dan pembalap TRT yang sering melapisinya. Lalu perhatikan dua seri 2014 ini, tim dari Bandung, Jabar yang tahun lalu dapat pasokan Z1 Racing Jepang itu seperti tak berkutik. Dalam dua seri ini Sigit di klasemen IP 110 berada di urutan ke-6 dan di IP125 posisi ke-20.

Apakah permainan teknisi Jepang??? Seantero IP sih mencurigai ke sana. Para peracik Z1 Racing bisa menentukan siapa pembalap dan tim mana yang diorbitkan tahun ini dengan Z1 Racing karya mereka. “Tahun ini Jepang kelihatannya lebih dekat ke tim Yamaha TJM yang dikawal Rey Ratukore dan Fitriansyah Kete. Jelas kok di lapangan, tapi itu wajar di balap motor,” jelas seorang sumber yang tak mau disebut namanya. Pokoknya kredibilitasnya di IP meyakinkan.

Elmu kira-kiranya ada alasan Jepang mengutamakan Yamaha TJM. Tim ini  bukan sekadar tim yang membawa nama Yamaha. Lebih dari itu TJM adalah main dealer potensial Yamaha di kawasan Tangerang, Banten dan sebagian Jakarta Barat. Selain itu, awal mula Z1 Racing banyak digali dari tim mereka. Sewajarnya mereka diberi kesempatan untuk juara. “Jujur ini murni skill pembalap, kami merasa biasa-biasa saja dengan bantuan Jepang,” bantah Ade Taruna, menajer TJM yang timnya saat ini memimpin klasemen konstruktor dan Kete berada di klasemen petama di dua kelas IP.

Bandingkan dengan TRT dan YYJ yang hanya tim biasa tanpa embel-embel dealer. Namun sekali lagi, itu sih ilmu kira-kira dari maniakmotor. Ditanya pada Koh Yonk bos Yonk Jayaha FDR NHK juga jawabannya menggantung. Walau dengar-dengar dia sempat keluh-kesah, tapi saat ditanya jelas nggak mau terus terang.

Malah Koh Yonk yakin ndak ada permainan seperti itu dari Yamaha Indononesia.  “Terus terang, tim tidak bisa berbuat apa-apa lantaran Z1 Sigit bukan di bengkel tapi disimpan di Yamaha. Setelah dilacak  kesalahan dua seri lalu ada pada set-up ban dan baru di Sekayu bisa ditanggulangi,” kilah Koh Yonk tanpa menjawab jelas persoalan utamanya.  

Rudi Hadinata pemilik tim Yamaha Trijaya podo wae. Rudi lebih mempersoalkan kinerja pembalapnya dan alih teknologi, kendati satu pembalapnya masih tetap pegang Z1 Racing Jepang, yakni Sudarmono. Sudarmono yang sebelumnya jadi ujung tombak eriset Z1 Racing sampai ke Jepang. Sedang Anggi Permana sedang coba-coba pakai Z1 tahun ini.

Intinya semua Z1 tak bisa diapa-apakan pasaukan Trijaya, karena dilarang  Jepang. “Yang boleh hanya ganti ban, sokbreker, oli dan kaki-kaki. Sekarang menghadapi  IP seri 3 usai lebaran atau 10 Agustus nanti, tim sudah siap. Tapi sekali lagi untuk Z1 Racing khusus Jepang hanya sebatas itu yang bisa dikerjakan, semuanya hak Jepang.” jelas Rudi sembari bilang adaptasi Anggi pada Z1 juga terlambat.

Sayang para petinggi sport Yamaha belum bisa dihubungi karena masih suasana lebaran. Nanti pasti ada jawabannya. Trisya

BACA JUGA

Klasemen IndoPrix 2014

IndoPrix 2014: Anggi Permana Joki IP, Ikut Drag Bike

 

 

BAGIKAN