nhk

IndoPrix Kenjeran, Sirkuitnya Honda Blade..?

 


ManiakMotor – Ada dua sirkuit yang selalu bikin kejutan Honda di IndoPrix (IP), yakni Park Kenjeran dan Sentul Besar (SB). Sirkuit ini memang cocok dengan karakter Honda yang tikungannya mengalir.

Itu ketimbang berlaga di Sentul Kecil (SK) yang corner-nya saling berdekatan bikin akselerasi Honda nggak jalan, lantaran terhambat kontur sasis. Terbukti seri pertama di SK Maret lalu, Honda tenggelam. Memang nggak ada kolam di sana, tapi nama Honda tidak terapung.   

Lebih dekat lagi di ronde 3 di SB, Honda lumayan bersuara. Apalagi di seri 2 IP yang diadakan Mei 2012 lalu di Kenjeran, Honda Blade memberi kejutan di IP2 atau underbone 110 cc. Saat itu muncul dari perlawanan Hokky Krisdianto yang memperkuat Honda Tunas Jaya Federal Oil KYT(HTJFOK) dan Ucil Puma alias I Gede Arya yang membela Daya PKG NHK AHRS Daytona.

“Mudah-mudahan masih bisa memberi kejutan. Sebab, Blade yang dibangun HTJFOK baru   sesuai tipikal Kenjeran. Saat dicoba di seri-3 SB masih payah,” sebut Hokky ‘Duck’. Si Duck    ketika dihubungi masih melakukan pelemasan otot-otot alias belum mengejar waktu masih latihan mutar-mutar di sirkuit Kenjeran, 27 September 2012.

Honda lebih bagus di Kenjeran karena itu tadi, walau sirkuitnya kecil, cuma ada dua tikungan ‘mati’ R4 ke-R5 dan sebelum masuk tikungan terakhir. Blade hanya terhambat di situ. Anak-anak Honda pun telah tahu hambatannya dari sasis yang bikin rpm-nya tidak bisa dibuka besar dan cepat.

Mengakali motor segera cabut. “Komposisi rasio, harus lebih ringan. Diusahakan, walau gas dibuka terlambat akselerasinya harus cepat begitu dapat momentumnya,” jelas Kupret yang bertemu portal ini di markas MCC, Condet, Jakarta Timur sedang memesan susunan rasio untuk Kenjeran 30 September ini.  Lho? Katanya dapat rasio gratis dari Honda, kok beli????

Masuk-keluarnya Blade memang kalah. Blade harus memperlebar radius belok ketimbang Yamaha.  Walau, setiap tim yang pegang Blade telah meriset sasis dengan versi masing-masing. “Bicara mesin, Honda dan Yamaha itu setara. Lihat hasil QTT seri-2 sampai urutan 28 bedanya cuma 0.777 detik,” tambah Kupret yang sengaja merahasiakan nama aslinya. “Panggil saja saya Kupret,” kata Kupret yang setahun penuh 2011 bekerja di Pachie Yuzy Honda Racing (PYHR) Malaysia yang sekarang merepotkan bebek Indonesia di ARRC. Hahaha, cuma dicuri ilmu lu, Pret…

Tentu saja Honda lain tak mau kalah. Astra Motor Racing (AMR) misalnya, tekun memperbaiki performa injeksi Blade. Katanya progressnya terus meningkat karena pasokan program dari Vortex. Tetapi justru yang melejit malah yang karburator seperti di seri 3 IP di SB akhir Juli lalu. Juga yang bikin bingun, Blade kan karbu, semetara 125 yang pakai Supra kan injeksi. “Tapi yang diriset Blade injeksi di IP2,” kata Ade, programer injeksi di AMR.

Emang ada injeksi Blade, bukannya injeksi di Supra, bro? Miolo

BERITA TERKAIT:  

Hasil Semua Sesi IndoPrix Seri 4, Kenjeran, 29 – 30 Septmber 2012

IndoPrix, Klasemen Sementara Sampai Seri 3  

Jelang IndoPrix Kenjeran, Klasemen Sudarmono Terancam

IndoPrix Kenjeran, Sirkuit Nomor 2 Indonesia

IndoPrix 2012 Kenjeran, Power Vs IRC  

All New Jupiter Z1, Turun Di IndoPrix Kenjeran

Modifikasi Honda Blade, Disegani Di Indo Prix

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353