nhk

IndoPrix Kenjeran, Tenaga Disalurkan IRC, Rekor Pecah, Waw..!

ManiakMotor – Puncak teknologi bebek itu ada di IndoPrix (IP), setiap saat riset berkembang. Termasuk injeksi Honda yang melejit kemarin, ya, di supermasi balap bebek Indonesia itu. Di dalamnya juga ban atau karet item yang terima dan menyalurkan power bebek-bebek IP. Ya, harus mengigit, bukan gigit jari seperti reporter kami di lapangan, hahaha. Walau begitu dia masih bilang, waw...  

Dia heran, Supra injeksi dipacu Denny Triyugo milik Astra Motor Racing dan Jupiter Z Rafid Topan punya Yamaha Trijaya, memproduksi 22 dk.  Namun mampu disalurkan IRC Razzo di aspal Kenjeran. Asal tahu saja, ban yang bersentuhan dengan aspal lebarnya tidak lebih dari  tiga jari sampeyan. Tapi 22 tenaga kuda bisa diterima dan membuat motor berlari. Itu yang bikin dia waw…!.

“Nggak perlu waw, karena komponnya sanggup,” jelas Ibnu. Punggawa Kawasaki Manual Tech IRC itu dari tahun ke tahun pakai IRC Razzo. Ya iya, kan IRC penyuplai ban tunggal IP, bahasa kerennya  sih official tyre. Kira-kira sama dengan Bridgestone di MotoGP.

Bedanya, setiap ganti sirkuit, Bridgestone mengeluarkan versi khusus. Sedang IRC? “Tahun depan pak, kami akan keluarkan ban khusus Kenjeran, Sentul Besar, Sentul Kecil dan Balipat,” kira Dodiyanto dari marketing PT Gajah Tunggal (penyalur IRC) yang hadir di sirkuit Kenjeran, Surabaya, Jatim, dalam rangka seri-4 IP, 29 – 30 September 2012.  

Belum ada versi baru saja, itu catatan rekor di Kenjeran saban tahun putus, ya dipertajam. Anggi Permana (Yamaha Trijaya) yang mencetak 39.485 detik di superpole  IP2 (110 cc) merontokkan rekor 2011 atas nama Denny Triyugo. Saat itu Denny masih di Yamaha dengan 39.742 detik. Waw…

Di IP1 atau underbone 125 cc sama saja. Itu dilakukan Rafid Topan (Yamaha Tunggal Jaya) saat superpole-1 yang 39.171 detik. Berarti mengiris waktu Hokky Krisdianto yang dibikin 2010 dengan 39.429 detik. “Tak hanya lebih ngegrip, model kembung V mampu mengikuti irama balapku sesuai permintaan mesin,” jujur Topan yang kemarin memilih Razzo 166. Asal tahu saja, Topan tidak ada kontrak dengan IRC.

Haris “Mlethis” Sakti Wibowo mekanik yang mengorek Jupiter Anggi manggut-manggut, entah setuju atau tidak? Katanya, ban dan mesin sebenarnya bersinergi. “Tanpa itu, percuma korek sana dan sini, tapi tidak mampu disalurkan ban,” kata Mlethis yang tanpa sebut ban apa yang jelas dia bercerita begitu.

Wah, hampir lupa si reporter, masih saja bilang waw. Mungkin jarinya tergigit benaran. Ardel

BRITA TERKAIT:

Hasil Semua Sesi IndoPrix Seri 4, Kenjeran, 29 – 30 September 2012

IndoPrix Kenjeran, Race-2 IP1, Gebrakan Teknologi Injeksi Honda

IndoPrix Kenjeran, Buntut Permainan Race-1 IP1 (125 cc), Denny Triyugo Kena Sanksi

IndoPrix Kenjeran, Race-1 IP2 (110 cc) Digeber Topan

IndoPrix Kenjeran Seri-4, QTT 110 cc Anggi Permana

IndoPrix 2012 Kenjeran, Power Vs IRC



BAGIKAN