nhk

Injeksi Balap Di HRC Solo, Progress 50%


ManiakMotor Teknologi injeksi underbone yang dilakukan Astra Motor Racing Team terus dikembangkan. Grafiknya turun-naik seperti pacuan Wawan Hermawan di OMR Honda atau Honda Racing Championship di sirkuit Alun-Alun Karanganyar, Solo, Jateng pada 9-10 Juni. Hasil QTT dan lombanya masih berada di barisan tengah.

Sekadar catatan, riset injeksi masih difokuskan pada underbone 110 cc. Kelinci coba-cobanya Honda Blade yang dipacu Wawan itu. “Saya kan karyawan AHM. Sejak masuk di situ tugas saya pada pengembangan racing, termasuk injeksi di balap motor ini,” papar Wawan yang saat lomba race-1 dan 2 telah mensyukuri hasil di barisan tengah.

Ade Rachmat, the man behind the gun alias mekanik di balik injeksi, mengaku proyeknya belum sempurna. Riset harus bersamaan dengan mesin yang juga dari nol. “Injeksi itu tidak berdiri sendiri seperti karburator. Tetapi di sana ada ECU (engine control unit) yang terima laporan dari sensor-sensornya. Ini butuh kalibrasi yang sangat presisi. Tapi, sudah ada progress 50% dan di sirkuit tertentu bisa mencapai 75%,” kata Ade yang memang direkrut Benny Djati bos AMRT untuk urusan injeksi.

Jika pakai karburator, besar kecilnya tekanan bisa disetel dari spuyer dan jarum  mekanikalnya. Tetapi, suplai bahan bakar injeksi yang ditekan pompa bensin harus serentak dengan pengapian dan sebagainya atas manajemen ECU. Maka sensor-sensor itu harus optimal. Kalau itu ketemu, setingan tinggal di-utak-atik dari laptop. Tantangannya, AMRT tidak punya acuan alias bekerja sendiri. AMRT hanya bekerja lewat knowledge yang terus dicoba langsung di lapangan. Butuh waktu memang.

 AMRT seperti mendayung agar dua pulau terlewati. Gile aja, mendaki satu gundukan bukit saja ngos-ngosan, apalagi dua pulau. Riset mesin yang masih running, sementara teknologi injeksi juga harus dikembangkan.  Jangan sampai itu injeksi menertawakan manusia. Lha, wong buatan orang kok? ”Secara teknik harusnya hasil lebih baik. Makanya, doakan saja,  kalau sempurna kan semua boleh ngikut,” timpal Wawan yang saat wawancara berada di samping Pak Ade.

Kamu pasti bisa. Ardel




BERITA TERKAIT:
 
Hasil Semua Sesi YCR Tasik Dan HRC Solo 9-10 Juni
HRC Solo, Honda Injeksi Progress 50%
HRC Solo Race-2 MP2, Betul-Betul Dari ‘Solowesi’
HRC Solo Race-1 MP1, Akhirnya Owie…!
HRC Solo Rce-2 MP1, Dipetik Nurgianto
HRC Solo, Muis Memang Pembalap ‘Solowesi’
OMR Honda Solo, Muis Pemenang QTT Biasa Di Sirkuit Solo
OMR Honda Solo, Muis Pemenang QTT Biasa Di Sirkuit Solo

 

 
 
 
 

 

 

 

 

BAGIKAN