nhk

Intip Pabrik Dan Pembuatan Ban Corsa

 

 

Maniak motor – PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MAS) mengajak intip peracikan karet hitam mereka. Yakni roduknya  ban Achilles untuk mobil dan ban Corsa untuk sepeda motor, Rabu, 8 April 2015 di pabrik kebanggaan  di Cikarang, Bekasi, Jabar.

MAS yang berdiri  1988-2015 ini telah melebarkan sayapnya di persaingan bisnis global alias udah sering eksport keluar negeri. Tentu pada negara-negara Eropa, apalagi negara tetangga. Ban itu diproduksi dari pabrik seluas 54,2 hektar dan memiliki karyawan 3.474. “Khusus Corsa sebagai ban motor sehari mampu memproduksi 16.000 Pcs,” jelas  jelas Salomon Manalu, Brand Manager Corsa.

Jumlah itu 95% dipasarkan untuk lokal dan 5% di eksport keluar negeri. Pabrik ini dalam produksinya menggunakan teknologi mesin baru yang bernama Truster asal Jerman. Jangankan Standar Nasional Indonesia (SNI), untuk internasional  telah diakui.

Tidak hanya memamerkan pabrik yang gede  bro, mereka juga memperlihatkan bagaimana cara produksi pembuatan ban. Sejak pemilihan material yang terdiri dari karet sintetik, karet natural, dan oil. Kedua, setelah bahan sudah siap, masuk pembuatan bagian-bagian ban. Ada dua tempat produksi di tahap ini pertama ekskluder yaitu tempat membuat telapak dan dinding ban, yang kedua klender tempat membuat kerangka ban.

Tahap produksi ketiga adalah membuat beat yang fungsinya untuk ukuran-ukuran ban. Proses ini  mengisi celah yang kosong pada ban. Tahap kempat produksi  curing building atau pemasakan, tahap ini bagian-bagian ban ini disatukan untuk merekatk menjadi bentuk ban yang utuh dengan cara dipanaskan. Pemasakan ban motor 8 sampai 12 menit dan mobil 10 – 20 menit.

Lalu PCI tahap ini proses penyempurnaan bentuk setelah ban dimasak. Tahap produksi terakhir adalah finishing, ban-ban yang sudah jadi dicek kebersihan dan kelayakannya kembali dengan cara manual. ”Ban-ban yang telah  lolos dari tahap ini sudah dijamin kualitasnya, jika ada yang cacat saat dibeli di toko bukan salah pabrik, pasti ada faktor di luar itu,timpal Firdan Maulana dari  Technichal Head PT MAS.

Setelah ban sempurna proses produksinya kemudian packing atau pembungkusan. Setelah itu telah terpasang di motor sampeyanlah. Prat

BACA JUGA

UNITED LIVE JAKARTA 2015: Ban Corsa Sepeda Motor Bersama Fans Setan Merah

Gr1fty, ‘Tokoh’ Baru FDR Untuk Safety dan Pelayanan

Yamaha NMAX Antri Belinya, Mio GT Tajam Di Pasar

Yamaha Masih Ndak Bisa Digoyang Di Segmen Sport Awal 2015

BAGIKAN