nhk

IRS 2013 Sentul Seri II; Duet CBR250R Finish Rapat Race-2, Kebijakan Kawasaki Indonesia Ditanya..?

 

 

ManiakMotor – Race pertama Sabtu, 11 Mei, bukti dari timpangnya teknologi antar tim yang ikut kejurnas 250 cc Indospeed Race Series (IRC) 2013. Makin dahsyat race dua,  Minggu, 12 Mei  di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jawa Barat, kembali CBR250 pacuan Iswandi Muis dan Wawan Herman Hermawan dari Astra Motor Racing Team (ART) mendominasi lomba. Finishnya pun rapat dari race pertama, Muis hanya unggul 0,003 detik didepan Wawan.

Kedua CBR250 itu dari tim pabrikan Astra Honda Motor. Bukan teori, tapi prakteknya harus dilawan pabrikan pula. Cerita pabrikan Ninja 250, ya harus Kawasaki Motor Indonesia (KMI) yang melawan. “Kalau tim perorangan sudah susah, harus dibantu pabrikan yang punya akses teknologi. Di balapan manapun tujuan utamanya juara, jika sudah tidak punya kesempatan mendingan mundur. Bukan berarti  menyerah sebelum bertanding, semua telah diupayakan agar bisa bersaing, tapi hasilnya di belakang. Riset itu butuh otak, dana dan akses,” tukas Angga Kurniawan yang akhir-akhir ini keras pada aturan bobot 250 cc dan menggugah KMI untuk bertindak.

Angga bilang, timnya malah sudah meriset Kawasaki New Ninja 250 Injeksi. Tapi ia hanya mendapatkan barang injeksi untuk mendongkrak harian yang tidak sepadan dengan kinerja injeksi ART yang wah. Belum lagi berbagai kendala seperti keterbatasan part membuatnya menunda proyek tersebut. “Menurut saya bukan masalah mesin yang kurang kencang, tapi aturannya yang tidak rata bagi seluruh motor peserta,” timpal Ibnu Sambodo, selaku pemilik tim Kawasaki Manual Tech atau sama dengan tim pabrikan Kawasaki.

Ini hanya celutukkan seorang penggemar maniakmotor.com lewat FB. Katanya, serba aneh langkah-langkah yang ditempuh KMI. “Di sisi lain mereka sangat mendukung Supersports 600 yang nota bene nggak laku-laku amat di Indonesia, termasuk bebek mereka. Lho, Ninja 250 yang jelas-jelas diminati  dan sudah sering dipermalukan Honda, malah nggak diurus. Kebijakan macam ini?”  celutuknya di fan page maniakmotor.

Fredyanto Basuki, salah seorang petinggi KMI mengaku punya alasan tersendiri soal kibijakan pabrikannya. Katanya tidak semata-mata pada penjualan, KMI ngotot mendukung supersports dan bebek, lalu melupakan Kawasaki Ninja 250 dibombardir CBR250 di IRS. “Alasannya saya tidak bisa sebutkan di sini,” tutup Freddy.

Kalau nggak disebut alasannya, ya sulit dipecahkan, bro? Tetapi sekadar mengingatkan para pengurus ART siap berunding ulang soal aturan bobot 250 cc ini. Maklumlah, bila bermain sendiri dan lama-lama peserta menyusut akhirnya jadi one make race Honda CBR250 juga. Ya, tujuannya supaya kelas ini tetap ramai seperti awal tahun lalu. Padahal kelas ini yang menjanjikan ke Moto3 yang menggunakan aturan kapasitas yang sama.  Adit

BERITA TERKAIT:

Hasil IRS Sentul 2013 Seri 2, Semua Sesi, 11 – 12 Mei 2013

IRS Sentul 2013 Seri II; QTT Dua CBR250 ART Time 1:46, Ninja 1 Menit 50 Detik, Nggak Imbang..!

IRS Sentul 2013 Race-1 Kejurnas Sport 250 Cc; Dua CBR250 ART Jauuuuh Sekali..!

IRS 2013 Sentul Seri II, Fadly Juara Underbone 110 Cc, Usianya 13 Tahun

IRS Sentul 2013 Rece-2 Kejurnas 250; Tiga CBR250 Di Depan, Ninja 250 Samakin Jauh, Uh, Uh…

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353