nhk

IRS 2013 Sentul SS600: Isu Satu Ban Bahaya, Berlalu Sekadar Isu

 


ManiakMotor – Race2 Supersport 600 di seri pembuka IndoSpeed Race Series, Minggu (31/4) barlangsung lancer tuh. Tak ada yang celaka karena masalah ban, tak ada juga yang ngeluh meski jumlah balapan meningkat 50%.

Isu seputar ban di SS 600  sempat santer sepanjang Jumat petang sampai Minggu pagi. Gara-garanya perubahan mendadak format lomba. Tadinya hanya satu race dengan 16 laps seperti tahun sebelumnya, berubah  dua race dengan total 24 (masing-masing 12 laps). Masalahnya, aturan ban harus  satu dari sesi QTT sampai dua race di depannya. Jadi, ban yang tadinya disiapkan hanya untuk 16 laps lomba berubah bebannya jadi 24 laps atau naik 50%. 

Dari sinilah isu berkembang, plus minus dan pro kontra penggunaan ban tunggal itu, khususnya dari aspek safety. Banyak yang dukung dan banyak pula yang ributin.  Tapi ributnya di ‘belakang’, biasalah orang Indonesia.“Aturan ini kan kesapatakan bersama. Artinya sudah bulat dengan dua race, satu ban. Setiap race 16 lap. Itu semua sudah sesuai hitungan safety. Ingat ya, ini supersports 600 cc,” jelas Bambang Gunardi dari IndoSpeed penyelenggara IRS. Oke, bukan bebek, hehe.

Hasilnya tak seperti ditakutkan sebelumnya. Malah tantangan tim maupun pembalap untuk memanajemen ban agar awet. Bisa dicermati dari catatan waktu rata-rata QTT, Race1 dan Race2.  Contoh konsitensi laps time para punggawa Kawasaki seperti Yudhistira dan M. Fadli di Race 2. Yudhis yang juara Race1 konsisten dalam 12 laps. Tak ada tanda-tanda reduksi kecepatan karena keausan ban. Ia awali lap pertama 1:34,974. Lap 2 dan seterusnya  kisaran 1:32 atau 1:33 koma sekian. Kalau  lap terakhir 1:34,733 jelas bukan karena bannya yang aus tapi karena posisi ke-2 yang aman dan tak mungkin kejar Fadli yang ke-1.

Atau Fadli yang juara Race 2.  Lap pembuka 1:33,602 karena di awal balapan sudah sibuk diri untuk menyusul Dimas Ekky dari kubu Honda. Setelah itu manteng  1:32 atau 1:33 koma (kadang koma kecil kadang koma besar, yang jelas bukan titik koma dan tanda seru, brosist!). Lap terburuknya adalah 1:35,381 di laps 12 alias terakhir. Itu pun bukan karena ban, karena Fadli ingin melampiaskan rasa senangnya menjelang finish sebagai juara. 

Rasa khawatir itu memang bisa ditepis dan ambil positifnya. Pembalap lebih halus cara bawa motornya, tidak sembarangan memberi tenaga.Kami siasati dengan membatasi jumlah laps pada sesi QTT. Geber m 4 laps saja. Pada saat warmup tukar ban, agar ban utama tetap awet,” tutur Ade Taruna, Manajer Tim Yamaha Tunggal Jaya yang menurunkan Rey Ratukore.

Begitu pula bagi tokoh senior Edmond Cho yang mengomandani tim Yamaha Indoprom dengan dua rider mudanya, Imanuel Priatna dan Tamy Pratama.“Meski perubahan ini terkesan mendadak, harus dipetik hikmahnya. Buat kami justru menguntungkan. Pembalap masih muda-muda dan tengah butuh jam terbang, bisa dua kali start dan itu berarti tambah pengalaman,” katanya. Iya, benar, untung dong!

Para pembalap yang tadinya was-was, okeh-okeh saja. “Ya, terbukti tak jadi masalah. Saya sama sekali tak terganggu oleh kualitas ban. Sebenarnya peraturan begini hal biasa, di kita saja baru diberlakukan. Di  Australia dan Thailand, pun pakai format dua race dengan satu ban sejak kualifikasi,” terang Fadli. Berarti sebelumnya orang Indonesia itu boros, dong.

Sekadar cerita nih. Perubahan itu terjadi saat briefing Jumat (29/3) sore. Benny Djati Utomo dari kubu Astra Motor Racing Team mengusulkan jumlah laps ditambah dari 16 jadi 20. Ada yang setuju dan ada yang tidak, itu biasalah. Ada juga jalan tengah, 18 laps dengan satu race. Dan, kemudian dalam rapat lanjutan petinggi lomba, yang ditetapkan justru 24 laps dengan dua race.

Soal hasil akhir, namanya balapan ya ada yang menang ada yang kalah. Masa mau menang semua? Atau ingin menang sendiri? Nah nulis aja sendiri, eh, balap sendiri maksudnya. Pasti ke-1.  Seng ada lawan to? Andro

Berita Terkait

Hasil Semua Sesi IRS Sentul Seri 1, 30 – 31 Maret 2013

IRS Sentul 2013, Premium Class (Underbone) 125 Cc, Kete Juaranya

IRS Sentul 2013 SS 600 Race2: Milik Ninja 600 M Fadli

IRS Sentul 2013 Rece-2 Kejurnas 250; Tiga CBR250 Di Depan, Ninja 250 Samakin Jauh, Uh, Uh…

IRS Sentul 2013 Seri-1; Premium (Underbone) 110 Cc Disikat Irwan Ardiansyah

BAGIKAN