nhk

IRS 2014; Aturan Bobot 250 cc Direvisi, Ninja 250, CBR250 dan Yamaha R25 Imbang?

 

 

ManiakMotor – Kejurnas 250 sejatinya menjadi ajang promosi motorsport di line-up kuda besi  pabrikan 250 cc. Tahun depan pun Yamaha Indonesia akan ikut kelas ini, bila muncul Yamaha R25, motor bermesin 250 cc yang akan meramaikan pasar Indonesia. Sedang tahun ini, lomba di kelas 250 cc iyu berangsur sepi, lantaran aturan bobot yang dianggap memberatakan Kawasaki Ninja 250.

Ninja dibebani sampai 148 kg lantaran spek-nya dua silinder yang nanti akan diterapkan di Yamaha juga. Honda CBR250 yang satu silinder saat ditimbang motornya hanya 135 kg. Itu yang membuat CBR250 terutama milik  Astra Racing Team (ART) merajalela. Di akhir-akhir seri 2013, dua motor ART mendapat perlawanan, namun tetap dari CBR250 hanya beda tim.

Bambang Gunardi, Kepala Departemen Balap Motor di PP IMI Motor, mengabarkan tahun depan, bobot aturan di kelas ini telah disesuaikan. “Kelas ini nantinya ditimbang  bersama pembalap. Persisnya berapa kg, masih digodok seadil-adilnya,” jelas Bambang yang juga pelaksana IRS di Sentul. Aturan ini sudah disodorkan di Rakernas PP IMI baru lalu.

Namun sayang, ada anggapan aturan bobot ditimbang bersama pembalap, itu tidak akan memengaruhi hasil. Sebab diprediksi Ninja hanya akan turun 5 kg dari yang ada sekarang, tergantung bobot jokinya. Maksudnya, itu sama saja  belum adil, masih tetap CBR250 yang unggul dengan pasukannya  didukung pabrikan Honda langsung.

Angga Kurniawan dari Anjany Racing atau R1 yang tadinya aktif di kelas ini, akhirnya menyerah. Katanya, “Kecuali Ninja turun 10 kg, baru akan muncul peserta. Bila hanya turun 5 kg, nggak bakal ngaruh. Ada alasannya, Kawasaki hanya diikuti bengkel ‘kaki lima’. Lha, wong, pabriknya cuek. New Ninja 250 F1 saja, ikut IRS hanya menggunakan teknologi injeksi pasaran,” jelas Angga.

Ia juga mewanti, bila bobot dibebaskan, kelas ini kian mahal dan hanya tim pabrikan yang sanggup. “Aturan bebas ini pernah terjadi di OMR Ninja sebelum ada kejurnas 250. Membangun satu motor balap OMR Ninja 250, bisa lebih mahal dari bikim supersports 600. Jadi regulasi harus tepat, bila ingin kelas ini rame lagi,” kata Angga yang tahun depan di IRS malah ikut supersports 600. 

Iya, ya. Ito 

BACA JUGA

Yamaha R25; Di IRS Sentul Akan Ikut Aturan Kawasaki Ninja 250, Tambah Bobot

Yamaha Mantapkan Divisi Sport Dengan R6 Di Sentul

BAGIKAN