nhk

IRS 2014 Sentul Seri-2; Wah Pembalap Motocross, Malah Ikut OMR Honda

 

ManiakMotor –  Dunia motocross Indonesia sudah berantakan setelahnya memang suudah diacak-acak. Janganlah heran para crosser papan atas ‘membelot’ ke road race. Macam di IRS Sentul 21 -22 Juni lalu. Mereka mendaftar di one make race (OMR) Honda StreetFire CB150R dan Honda CBR250.

Dua kelas itu ada nama Agi Agassi dan Farhan Hendro, dua crosser papan atas Indonesia. “Sebenarnya ini selingan  sambil tunggu kejurnas motocross yang entah kapan lanjutannya,” kata Agi yang selama ini memperkuat Husqvarna Indonesia dii motocross. Agi juga pemegang juara nasional dua kali dan pernah juara termuda dalam sejarah motocross Indonesia.

Agi juga paling ogah dirayu untuk pindah ke road race. Baginya motocross adalah jiwanya, nggak pernah tergoda pada road race yang tanpa IMI pun sebenarnya sudah jalan. Hehe, tetap butuh IMI bro. Ya becanda.

Sekali lagi, Agi dan Farhan hanya sebut iseng-iseng. Toh memang berawal dari iseng-iseng bro. Dan ingat saja, pembalap papan atas road race di dunia selalu berawal dari motocross. Bahkan sudah profesional pun mereka tetap ingat dengan motocross. Buktinya, Marc Marquez dan Valentino Rossi yang sampai sekarang melatih refleks dan fisik mereka di motocross.

Mereka yang dari motocross dari segi fisik sudah siap pakai di road race. Maklumlah, fisik di motocross tidak main-main, mereka sangat serius. Coba saja sampeyan datang ke event motocross, tak ada pembalapnya yang ngebul, eh maksudnya merokok. Lalu datangi paddock road race, wuih ada 90 persen ngebul pembalapnya.

Makanya ditanya pada mereka soal fisik, ringan bangat di road race.  “Belum ada apa-apanya, ringan hanya 8 lap, jalurnya juga aspal,” tambah Agi sembari kecikikan. Ia mengaku hanya kesulitan pada racing line, juga pengereman. “Di road race Sentul jarak 200 meter harus sudah mulai rem, kalau di motocross lewat berm  rem sedikit, haha,” tambah Agi.

Sama juga dengan Farhan. Ia mengaku sampai sekarang masih bingung dengan persneling. “Terutama di tikungan R6 dan R7 atau S kecil,” ucap Farhan. Rupanya Agi dan Farhan gak sabar mau main di kelas yang lebih tinggi. Keduanya mengincar Supersports 600. Pakai mesin 250cc, tak terasa balap, motor terasa gak jalan,” kata keduanya yang main di OMR Honda CBR250.

Nah yang turun di OMR CB150R adalah Diva Ismaya dan Yaasin Somma. Keduanya adalah crosser pembibitan dari motocross di SE85. “Khususnya OMR Honda memang bagian dari pembibitan dari mana pun basis membalap mereka. OMR ini adalah dasar untuk ke jenjang kelas sport selanjutnya. Kami sediakan motornya,” ucap Anggono Iriawan, Manager Motor Sport and Safety Riding Astra Honda Motor.

Mantap ya. Ghalib

BACA JUGA

Hasil IRS Sentul Seri 2, Bogor, Jabar 21 – 22 Juni 2014

IRS 2014 Sentul Seri 2; Kejurnas 250 Masih Tetap Milik Honda CBR250

IRS 2014 Sentul Seri-2 Race 2 Supersport 600; Manajemen Ban Bikin Yudhistira Terdepan

IRS 2014 Sentul Seri-2: Race-1 Supersport 600, Dua CBR Jatuh, Ninja 600 Terdepan

IRS 2014 Sentul Seri 2: QTT Kejurnas 250, Ketatnya Ninja VS CBR, Dibayangi RR250 Mono

BAGIKAN