nhk

IRS 2016: Mau Sukses di Balap Sport, Nih Denger Himbauan Ahmad Jayadi

Roadrace, IRS, Jayadi, Jakarta
Reza Hanum, tahun depan masih di IRS dan HDC

ManiakMotor– Ahmad Jayadi, dialah salah salah pembalap top Indonesia di zamannya. Kenangan indah semasa balapnya bertarung sama Valentino Rossi pada MotoGP Indonesia di Sentul (1997). Trus, event internasional lain yang pernah diikuti, di antaranya  Asia Road Racing Championship (ARRC) 1996 s/d 1999 kelas 125 dan 150 cc, lalu tahun 2004 s/d 2009 kelas 600 cc. Mantap!

Meski sudah pension, Jayadi tetap eksis di jalur balap sebagai pemilik tim Daya Honda Jayadi KYT Showa FNI FDR. Tahun ini, timnya tak lagi berlaga di MotoPrix (Jawa).  “Fokus kita di IRS kelas Sport 250 cc dan 150 cc serta Honda Dream Cup (HDC), ”ujar Jayadi saat jumpa portal ini di Final HDC Purwokerto, Jateng (27/11) kemarin.

Road race, Jayadi, IRS, HDC
Ahmad Jayadi (kelima dari kiri) bersama pembalap dan kru

Tahun depan, Jayadi bersama tim tetap focus di dua event tersebut dan masih mengandalkan Oki Risatan dan Reza Hanum. Catatan prestasi tertinggi, Reza menduduki peringkat ke-4  klasemen akhir kelas sport 150 cc TU HDC.   “Ini soal evaluasi menyeluruh dan komitmen. Makanya, kita tetap survive dijalur balap,” sebut Jayadi tentang konsistensinya di balap saat ini.

Menarik dicermati kenapa Jayadi focus pada sport karena menurutnya, imej balap sebenarnya adalah sport. Sekarang ini, era peralihan dari cub atau bebek ke sport. “Kalo kita lihat ARRC, saya kira sangat ramai dan kompetisi ketat baik 250 dan 600 cc. Semua rider muda ingin menuju ke level itu, makanya perlu banyak dilatih di event sport nasional seperti IRS,” papar Jayadi yang tak bilang event sport di Indonesia masih sangat minim, ya hanya IRS yang lima seri itu. Eh ada juga Di dari Yamaha yang dikemas pada Yamaha Sunday Race.

Khusus kelas SS 600 IRS yang makin sepi, ”Sebetulnya ketika 150 dan 250 ramai maka 600 akan ramai. Di sinilah peran IMI memberikan (bukan memaksakan) sesuatu yang bisa membuat pembalap bercita-cita main 600. Jadinya, ATPM bisa sungguh-sungguh dan fokus main di 600. Promosi jalan, atlit tumbuh,” tegas Jayadi.

Apakai itu dipikirkan IMI, hahaha… hus jangan ketawa! Ardel

 

BAGIKAN