nhk

IRS 2016 Sentul Seri 2: Kejurnas Sport 250, Kejutan Airscoop R25 M. Zaki, Amin Setting Suspensi

 

 

 

ManiakMotor – Duet Yamaha Bahtera NHK Nissi SSS Excel Asia Takasago,  Syahrul Amin dan Willy Hammer  memberi perlawanan di kejurnas  kelas sport 250 cc. Motivasi keduanya terpecut dari hasil berantakan di kelas sport 150 cc. Willy tak lolos kualifikasi dan Amin gagal finish saat race ronde 2 IRS di sirkuit Sentul Besar pada 22 Mei 2016.

Beda cerita dengan 250 cc, keduanya memimpin barisan depan. Alhasil, Amin podium pertama, Willy keempat. “Keluar S besar side by side dengan Zaky sampai masuk R terakhir. Bahkan sempat keluar gravel, kesempatan ini dimanfaatkan  lawan,”kata Willy yang tetap memimpin klasemen sementara dengan total point 38.

Tim tersebut menyebut setting pembalap, per klep dan suspensi jadi kunciannnya. “Setting rebound dan kompresi sokbreer masih sama dengan sebelumnya. Tapi kali ini pegasnya dibuat lebih keras,” ujar Dedi Permadi, selaku mentor pembalap dengan diikuti fine tunning ECU aRacer RC2. aRacer itu di balap sport ada dua, yakni RC1 dan RC2. RC1 untuk satu silinder dan RC2 untuk dua silinder.

Tak kalah menarik kembalinya M. Zaki (Yamaha TJM) naik podium. Seri 1 lalu, rider pemilik nomor start 32 itu podium kedua, kali ini ketiga. Pertanda R25 korekan mekanik senior Hawadis itu konsisten. Ya, basic power mekanikal denag setting ECU aRacer memang udah ‘kawin’.

Bahkan, rekan satu timnya Imanuel Putra Pratna juga sempat fight barisan depan. “Ya, padahal performa motor kali ini lagi oke. Tapi sayang, menyerah di lap ke-9 lantaran rantai putus,” pasrah Imanuel. Usut punya usut, performa R25 mereka memang ada progress dengan aplikasi airscoop. Belalai untuk asupan udara ke mesin tersebut ‘meniru’ macam pada R25 Galang Hendra Pratama (Yamaha Racing Indonesia) podium di ARRC seri 2 Buriram, Thailand lalu.

Airscoop alias RAM air bakal booming. Soal keunggulan teknis coba buka lagi, http://maniakmotor.com/index.php/roadraces/arrc/11608-arrc-2016-seri-2-thailand-yzf-r25-yri-pakai-ram-air-alias-air-scoop.  Oleh Wahyu Rusmadi, manager tim Yamaha Racing Indonesia diklaim bisa naikkan top speed hingga 4 km/jam. Mantap kan!,”Bobot ringan sama dengan fairing Jepang,  tapi harga sesuai kantong. Selain spek racing, segera produksi untuk korek harian,”kata Hawadis yang diangguki Malik, humas TJM.

Ohhh bisnis to! Ardel

BACA JUGA

Hasil IRS Sentul Seri 2, Bogor, Jabar 21 – 22 Mei 2016

IRS Sentul 2016 Seri 2; Race Kejurnas Sport 150, Masih Yamaha R15, Honda CB150R Ke-3

IRS Sentul 2016 Seri 2: QTT Kejurnas 150 cc Millik Honda CB150R, Macan Mana R15

IRS Sentul 2016: Ada OMR R25, Ada 30 Rider From YSR (Com A dan Com Pro)

IRS Sentul 2016 Seri 2, Kawsaki Manual Tech Hadir, Ibnu Sambodo Bilang Balap dan Berlatih!

 

    

BAGIKAN