nhk

FDR IRS 2017 Sentul (Seri 2) Kejurnas Sport 250: Race-1 Dan 2, Yamaha R25 Redam CBR250RR Jago ARRC

IRS Kejurnas 250 2017 Race

 

ManiakMotor-Duel YZFR25 Vs CBR250RR asli seru abizzz. Kalo saja brosist hadir di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar (21/5) ini jaminan senam jantung. Apalagi, tribun penonton lebih semarak dibanding seri sebelumnya. Itu dengan hadirnya ribuan pendukung pasukan Honda bersama tim inti dan ‘satelit’. Dua race di kejurnas sport 250 cc suguhkan pertarungan yang memacu adrenalin.

Ya seimbang Yamaha Vs Honda, walau dalam aturan Yamaha R25 boleh juara. Karena di race 1 pertama Reza Dhanica (Astra Honda Racing Team) juara dan  Rey Ratukore (WR Super Battery Yamaha TJM Racetech) kedua. Di race-1 keduanya tukaran, si Rey juara dan Reza kedua. Total point sama, namun juaranya Rey lantaran diambil dari prestasi terakhir (race-2). Serunya lagi, dominasi Yamaha dan Honda sempat direpotkan gebrakan AM. Fadly (Kawasaki KYT Manual Tech) di race-1.

Podium tertinggi Yamaha

Bahkan Fadly yang memacu Ninja 250Fi sempat  memimpin di race 1. Fadly yang percaya diri beratrung dengan spek Asia yang hanya ganti kem , ia  finish ke-lima di race 1 dank e-8 di race 2. “Ini tanda bahwa skill dan mentalnya oke, tapi memangb udah kalah spek duluan dibanding yang lain. Karakternya meski patuh dengan racing line. Beda dengan R25 dan apalagi CBR250RR, itu dua motor dibikin sesudah Ninja 250, pasti spek dasar akan di atas. Kan begitu hukum binis motor,” bilang Ibnu Sambodo, pawang Geng Ijo asal Yogyakarta itu.

Skuad Honda yang absen di seri perdana (18-19/3) lalu, memang sukses kasih gebrakan di seri kedua dalam rangka kejurnas sport IRS (Indospeed Race Series). Tentunya dengan kerahkan segala sumber daya yang dimilik. Dengan datangnya kubu Honda, peserta di kejurnas 250 ini mencapai 35. Waw…

Gerry Salim mengaku kalo motor pacuannya sama dengan spek yang dimainkan di AP 250 (ARRC) dengan ECU HRC. Hingga dua seri AP250 di ARRC, Gerry memang masih terlalu tangguh dengan keuntungan spek bawaan motor macam diameter klep yang lebih besar 1.5 mm dari lawan. Juga ECU HRC tadi. Alhasil, meski kali pertama diturunkan di IRS, CBR250RR memang berani lawan. Tapi yang ngelawan hanya milik AHRT, yang lain masih tetap di baris tengah dan belakang.

Lain sisi YZFR25 meski hanya dibekali diameter standart yakni 23 mm alias terpaut 1,5 mm dengan CBR250RR mampu tandingi. Yang bisa menandingi juga baru R25 korekan Leon Chandra yang dipegang Galang Hendra, Imanuel Pratna dan Rey Ratukore. Tiga motor itu pakai aki WR Super Battery yang nggak habis-habis setrumnya menyuplai ECU aRacer.

“Diameter klep memang kalah, tapi di IRS noken as boleh custom. Filter udara juga boleh copot dan rasio boleh ganti. Jadi lebih bisa dioptimalkan. Begini seharusnya pertarungan di ARRC dan promotor ARRC juga harus mengintip regulasi IRS agar imbang. Kalau imbang berarti menarik. Sisi entertain lebih menjual,” komentar Nanag Gunawan, pelaku balap senior yang hadir langsung.

Setuju? Ardel

BACA JUGA

Hasil IRS Sentul Seri 2, Bogor, Jabar 20 – 21 Mei 2017

BAGIKAN