nhk

IRS 2017 Sentul (Seri 5) Race 2 sport 250 cc: Ninja 250 Fi Fadly ‘Pecah Telur’ ECU aRacer!

IRS seri 5 2017-250 race2-a

ManiakMotor-Dibanding YZFR25 dan Honda CBR250RR, Ninja Fi250 pacuan AM. Fadly ‘kalah’ spek. Diamter klep in/ex Ninja 250 Fi hanya 22,5/20 mm, YZFR25 ada 23/19 mm dan CBR250RR 24/21. Dari angka itu pastilah debit bahan bakar ke ruang bakan Ninja 250 Fi jauh lebih kecil. Ingat ya, bahan bakar adalah energi, energi sedikit tenaga juga kalah.

Beda bila bicara hasil race 2 kejurnas sport 250 cc sore tadi (11/11). AM Fadly yang membela tim Kawasaki Manual Tech asuhan Ibnu ‘Pak De’ Sambodo membungkam semua jago IRS. Fadly ‘pecah telur’ dengan persaingan etat di seri 5 IRS (Indospeed Race Series) yang berlangsung di Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jabar pada Minggu 12 November 2017.

Pertarungan di race 2 ini memang oke. Fadly yang best timenya lebih rendah dari rival, justru juara. “Aku memang dapat momen yang tepat untuk overtake Momon di tikungan terakhir lap terakhir tadi. Torsi sedikit kalah dari mere, tapi tengah-atas dua seri ini naik drastis,” ujar Fadly dengan muka berbinar. Fadly juga bilang ditrek lurus setelah tikungan terakhir lap terakhir radiatornya pecah. Wow, beruntung tinggal finish!

Ibnu Sambodo akrab disapa Pak De, pawang Ninja 25o Fi Fadly memang tak namapak alias absen. Tapi seri sebelumnya memang sudah disebut ada perubahan pada ‘otak’ injeksinya. Kabarnya, dari sebelumnya rpm mentok di 14.500 rpm dengan piranti ini tembus 16.000 rpm. Bukan kabar lagi Ninja 250 Fi Fadly menggunakan aRacer dari sebelumnya ECU yang beda.

Waspada juga Fadly masih pakai Ninja 250Fi spek lama, bagaimana kalo Fadly bertarung dengan Ninja spek terbaru yang berusan di perkenalkan di dunia. Bawaan motornya lebih unggul dari dua rivalnya tadi. Buka lagi, http://maniakmotor.com/ninja-250-fi-2018-siap-repotkan-honda-di-ajang-arrc-tenaganya/.

Hasil sementara, Rheza Dhanica (Astra Honda Racing Team) masih memimpin klasemen, tapi di seri final nanti pertarungan bakal lebih seru. Terlebih R25 Rafid Topan Sucipto (Yamaha Syafina) ada progress. “Lap terakhir keluar dari S besar udah bisa fight barisan depan, tapi keburu habis momennya,”komentar Topan yang kabarnya R25 korekan Widya Krida Laksana alias GDT aplikasi porting head CNC SND Racing. Sip! Ardel

BAGIKAN