nhk

IRS 2017 Seri 1 (Jelang): Doni Tata Ngaspal Lagi, Melawan Diet 5 Kg, YZF R25 Abirawa!

Doni Tata, IRS, Sentul
Doni Tata (Insert) saat berlaga di moto2

ManiakMotor – Kabar spesial saat portal ini jumpa Doni Tata Pradita (DTP) di Kejurnas Motocross Seri 1 Sirkuit Tambakrejo, Sleman, Yogyakarta (12/3). Beberapa tahun ini, rider yang akrab disapa DTP itu memang aktif berlomba di Kejurnas MX alias motocross. Saat bersua, putra sulung pasang Kiswadi dan Haryani itu kasih bocoran.

“Minggu depan siap tarung di IRS kelas 250 cc. Ada tawaran dari tim Abirawa. Gairah balap sport tanah air makin hidup, makanya coba ikut meramaikan,”ujar DTP yang punya pengalaman berlaga di kancah Internasional di GP250, World Superbike dan Moto2 (2012). Menarik ditunggu, perlawanan DTP di seri perdana IRS (Indospeed Race Series), Sabtu-Minggu (18/19) ini di Sentul International Circuit (SIC).

Kala bertarung di superbike

Dengan pengalamannya, mampukah DTP berjibaku dengan rider-rider muda macam Syahrul Amin, Willy Hammer, dan Janoer Deden. “Pembalap sekarang hebat-hebat. Makanya, kalo bicara kans sulit, apalagi sudah dua tahun nggak balap. Terpenting ikut meramaikan, lumayan buat cari keringat,”kalem lajang 26 tahun itu. Wah, jangan cari keringet, cari menang Don!

Secara umur, DTP belum tua bangatlah. Jauh lebih tua duo kakak adik Irwan Adriansyah dan Hendriansyah ketika tampil di 2015. Keduanya kuasai kelas 150 cc dan 250 cc dengan tiitle Kejurnas Balap Motor (KBM).

“Porsi latihan jadi lebih rutin terutama latihan cardio  dan jaga pola makan. Kalo untuk latihan sementara pakai supermoto dan memang belum setting,”bilang Doni yang mengaku berat badannya masih belum ideal lagi. Sekarang ini bobotnya 72 Kg, idealnya 65/67 Kg untuk tinggi badan seperti dirinya.

So, kita tunggu saja kiprah Doni yang siap berduaet dengan Florianus Roy di tim milik Rendy Abirawa itu. Gass! Ardel   

BAGIKAN