nhk

IRS Sentul 2013 Jelang Seri 3, Juara Bisa Ditebak

 

 

 

ManiakMotor – Kembali ke Sentul International Circuit (SIC), Bogor, Jawa Barat, satu-satunya sirkuit yang layak mementas balap motor sport sampai kapasitas besar. Sirkuit untuk pembibitan dan paling tinggi bibitnya ke MotoGP, amin. Tujuan  awal IndoSpeed Race Series (IRS) 2013 memang ke sana, makanya  terus digelar di SIC sampai seri pamungkasnya nanti.

Paling dekat melihat kiprah Doni Tata dan Rafid Topan di Moto2 saat ini. Kendati awal pembibitan keduanya tetap dari bebek. IRS menghilangkan kesan itu. “Ada kelas pemula tanpa perlu ke bebek di IRS. Lihat saja Imanuel Pratna yang saat ini bersama Yamaha Indoprom di 600 cc, ia tak pernah lewat bebek,” jelas Bambang Gunardi dari IndoSpeed penyelenggara IRS.

Memasuki seri III IRS 2013 pada 29-30 Juni nanti rasanya juara tiap kelas sudah bisa ditebak. Juga merekalah yang harusnya calon-calon di belakang Doni dan Topan. “Dengan bertambahnya jam terbang maka catatan waktu bisa semakin cepat. Saya akan mulai latihan Jumat, 28 Juni,” kata H.A. Yudhistira, pembalap dari Kawasaki Manual Tech, salah satu calon yang bermain di SuperSports 600 dan pernah memperkuat tim superbike QMMF Racing dua tahun lalu.

 {Flash=images/IklanYamaha/yamahavixion.swf|width=500|height=160}

M. Fadli yang satu tim dengan Yudis, memang saat ini terbaik dari pemain moge Indonesia. Ia termasuk yang paling senior di SuperSport 600 cc, saking seniornya ia nggak dilirik ke Moto2, ketuaan ya? Penunggang Kawasaki Ninja 600 ini mengalami peningkatan mulai dari seri 1 sampai ke 2 lalu. “Memang tidak banyak, 0,4 detik berhasil saya pangkas. Minimal saya bisa bermain stabil di angka 1:31 menit,” ujar pembalap yang di Asia Road racing Championship yang salah satu serinya digelar di SIC malah sanggup di 1:30 detik baru lalu.

Nah ini, di IRS ada kejurna Sport 250 cc yang asli pembibitan sport sejak dini. Kelas ini bisa ditebak, setelah seri sebelumnya duet Honda CBR250 dari Astra Motor Racing Team meninggalkan sejauh-jauhnya Kawasaki Ninja 250R denga selisih 22 detik saat finish. Meskipun tunggangan Wawan Hermawan dan Iswandi Muis hanya bisa didekati  M. Dwi Satria dari Honda Wahana Dunia Motor Federal Oil yang juga pakai CBR250 namun jaraknya 4 detik lebih. Juga sama-sama CBR250.

Kecepatan dan kelincahan CBR150 milik ART belum bisa diimbangi peserta lainnya, “Seri lalu motor saya baru saja dibongkar dan belum sepenuhnya maksimal. Di seri selanjutnya saya rasa sudah tidak ada masalah dengan motor,” ujar Satria yang secara skill tidak diragukan di SIC yang pernah naik 600 cc.

Penunggang Kawasaki masih pesimins bisa langsung melawan Honda. “Sejak start motor mereka langsung lari. Padahal straight itu harusnya makanan Ninja, tapi saat ini semua dimakan CBR,” tutup Ivan Atmaja, pembalap Ilegal B-Pro Blaze RC3.

Tenang tahun depan aturan akan diubah. Sebab, tidak mungkin aturan dalam tahun berjalan diganti. Adit

BACA JUGA

OMR Honda CB150R StreetFire; Kecepatan Puncak Tetap 145 Km/Jam, Rata-Rata 113 km/jam

IRS 2013 Sentul Seri II, Race 2 SuperSport 600 Cc Fadli Juaranya, Yudhistira Bintangnya

 

BAGIKAN