nhk

IRS Sentul 2014 Race-2 Supersports 600; Ninja 600 Yudhistira Merajalela

 

ManiakMotor – Disebut merajalela lantaran dua race supersports 600 seri-1 IRS2014 di Sentul International Circuit (SIC), Kawasaki Ninja 600 digeber HA Yudhistira yang juara. Race dua yang berlangsung Minggu 11 Mei, kembali ia meraja sejak garis start sampai finish.

Sekadar tahu saja, Ninja 600 Yudhistira speksifikasinya sudah full kompetisi sesuai aturan supersports Indonesia. ECU misalnya, sudah direkayasa dari divisi racing Kawasaki di Jepang. “Tim tinggal diberi pilihan sesuai tipikal sirkuit dan tinggal diubah dari lap-top,” jelas Ibnu Sambodo, pawang Kawasaki Manual Tech IRC Rextor (KMTIR) yang dibela Yudhistira.

Belum lagi suspensi Showa yang dikirim langsung dari Showa Jepang. Suspensi depan dan belakang ini telah diriset sesuai kondisi Sentul. KMTIR setiap tahun terutama pramusim berminggu-minggu menyewa Sentul dan sekali-sekali di Sepang, Malaysia demi komponen tersebut. Dan suspensi itu saban waktu diperbarui onderdilnya. Dari b atang as sokbreker, sil, pegas sampai oli selalu disegarkan.

Penyetelan suspensi ini dari pabriknya sudah diberi petunjuk untuk tingkatan kompresi memanjang dan memendek. “Nah ini sesuai permintaan pembalap dan melihat kondisi trek, termasuk mengamati dari Mychron kinerjanya,” jelas Ibnu sembari menunjuk komponennya.

Kerja MyChron ini sama dengan Two-D yang memonitor kinerja mesin sampai suspensi. Pakai perangkat ini, gerak-gerik pembalap bisa ketahuan. Misalnya saat pengereman, akan terdeteksi oleh sensor pada suspensi seberapa mendem as-nya saat direm. Ya, kolo nggak sesuai mendem-nya, artinya pembalap kurang laju atau masih jauh dari titik pengereman, motor sudah direm. Ya hasilnya pelan.  

Soal teknologi tersebut pastilah Astra Motor Racing Team yang pembalapnya ke-2 dan ke-3 atas nama Dimas Ekky Pratama dan Denny Triyugo tak kalah komplit. Juga Yamaha Racing Team yang diwakili empat tim, juga memilikinya walau merek teknologinya berbeda. “Mapping ECU-nya lebih baik di trek lurus dari hasil koreksi saat QTT,” tegas Dimas yang bisa menempel Yudhis namun belum melewatinya.

Soal juara? Nah itu dia, banyak penentunya, selain joki dan sepak terjang timnya. Yudhistira jam terbangnya sudah lumayan dan tim yang dibelanya rutin ikut ARRC yang kompetisinya internasional. Kawasaki Manual Tech tak pernah putus ikut supersports di ARRC dalam empat tahun terakhir. Jam terbang kan. Ito

BACA JUGA      

Hasil IRS Sentul Dan Asia Talent Cup 10 – 11 Mei 2014

IRS Sentul 2014; FDR Layani Semua Peserta Seri Pertama

IRS 2014 Sentul Super Sport 600 (Race 1); Ninja 600 Yudhistira Kuat, Disusul Dua Honda

IRS 2014 Sentul Seri 1 QTT Supersport 600cc: Yudhistira Tercepat Dengan Ninja 600

BAGIKAN