nhk

IRS Sentul 2014: Solusi Kejurnas 250 Cc, Pakai Aturan OMR, 2015 Di ARRC

ManiakMotor – Kejurnas 250 cc pertama kali diperkenalkan di IndoSpeed Race Series pesertanya di atas 20. Jangankan bertahan setahun, baru seri ketiga di tahun pertama peserta telah menyusut tajam. Sebabnya adalah regulasi yang telah jojoran dan aturan bobot dianggap tak adil, lantaran antar merek berbeda jumlah silinder walau sama kapasitas. Kemarin di seri 4 IRS, peserta kelas ini hanya 7 motor. 

Pesertanya pada pindah ke one make race (OMR), balapan semerek yang lagi naik pamor di IRS. Honda punya OMR CBR250R dan Kawasaki punya Ninja Race 250. Aturan di OMR yang melaraing korek-korek mesin justru diminati. “Menarik karena murah dan adil. Seharusnya Kejurnas Sports 250 cc juga begitu. Jadi peserta OMR bisa dengan mudah mendaftar di sana,” jelas Angga Kurniawan dari AR1 Racing.

Angga mencontohkan aturan supersports, ya sama dengan OMR 250 di IRS. Toh sifatnya sama untuk penjejangan terutama supersports 600. “Aturan seperti ini kan sangat sederhana dan terjangkau. Cerita murah di balap motor, pastilah diminati,” jelas Angga yang sebenarnya sudah tiga bulan lalu memberi gagagasan ini sembari bilang regulasinya jangan macam-macamlah.

Ibnu Sambodo dari Kawasaki Rextor Manual Tech yang baru lalu menurunkan Ninja Mono 250 RR di Kejurnas 250 cc punya pendapat beda. Katanya, akan sulit meyeragamkan aturan lantaran mesin 250 cc di Indonesia ada dua ragam. Yakni yang satu silinder dan dua silinder.

Ia mencontohkan regulasi WSBK di bawah tahun 2000-an. Saat itu, FIM kesulitan dan banyak kehilangan peserta lantaran perbedaan jumlah silinder. “Ducati hanya dua silinder bisa  1000 cc dan merek lain empat silinder hanya 750 cc. Sekarang kan sudah diseragamkan jadai empat silinder dengan kapasitas yang sama,” jelas Ibnu semberi bilang hambatan yang sama akan menghadang aturan Kejurnas 250 cc.

Di sini masih rebut-ribut soal bobot dan regulasi mesin,  di Asia Road Racing Championship (ARRC) tahun depan akan ada kelas itu. ARRC lewat promotornya menyatakan boleh diikuti semua merek. “Regulasinya pun samalah dengan supersports 600. Soal bobot yang dua silinder hanya ditambah 10 kg,” jelas Ron Hogg dari Two Wheels Motor Racing Sdn Bhd penyelenggara ARRC yang segera mengirim regulasi intinya.

Kalau cerita aturan supersports hanya boleh ganti knalpot, ECU, penyesuaian throttle body, sokbreker  dan roda. Ito  

BACA JUGA

IRS Sentul 2014; Diskon SYS Khusus Aanggota Klub Ninja 250 Dan Z250 Jabodetabek

IndoSpeed Race Series (IRS) Sentul 2014: Sport 150 cc, Baru Pabrikan Suzuki Lewat FU, Yang Lain Kapan?

IRS Sentul 2014 Seri 4: FDR Setia Mengawal Roda Peserta

IRS Sentul 2014 Seri-4 Kejurnas 250 cc; Saking Enak Kopling SYS Di Ninja 250, Eh Diprotes

IRS Sentul 2014 Seri-4: Race-2 Supersports 600, Kembali Ke Yudhistira

 

 

BAGIKAN

Warning: A non-numeric value encountered in /home/maniakmo/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 353