nhk

IRS Sentul 2016 Final : Kejurnas 150, Amin Juara Nasional, Fight Until The Limit!

Road race, IRS, Indospeed, sentul, Bogor, Indonesia

ManiakMotor – Tikungan terakhir lap terakhir  Syahrul Amin (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera RT) mengunci juara nasional sport 150 cc kejurnas IRS 2016 di sirkuit Sentul, Cibinong, Bogor, hari ini (6/11). Amin yang memacu YZF R15 korekan Widya Krida Laksana alias GDT menyudahi drama 10 lap yang tegang.

Persaingan tak hanya mengandalkan performa. Di sini Amin juga menunjukkan mentalnya. Itu diakui oleh Wahyu Aji Trilaksana (SYS Bandrex HDS Racing) sebagai pemuncak

IRS, Indospeed, IRS, Sentul, Syarul, Amin
Amin, podium 150 cc

klasemen.  Jelang balapan teror mental sudah dimainkan Amin di sesi kualifikasi dengan memecahkan rekor trek 150 dengan 1:49.589 detik dan sekaligus pole position. Coba buka lagi, http://maniakmotor.com/irs-sentul-2016-kualifikasi-150cc-ruu-uuarrr-biasaaa-syahrul-amin-pertajam-rekor-1-49-589-detik-gdt-kasih-bocoran/.

Sementara Wahyu Aji justru tak optimal dan harus start di posisi ke-7. Tekanan mental makin terasa, lantaran beberapa menit jelang race, tampak YZF R15 pacuannya belum beres. ”Ada masalah dengan rasio. Hitungannya tidak cocok dengan karakter sirkuit. Daripada gambling, kita balikin ke formulasi semula,”ujar Hawadis, mekanik senior yang pegang motor Wahyu. Kondisi ini dibenarkan Robert Cong,selaku  tuner ECU. ”Gambling,”singkat Wahyu dengan ekspresi tegang. Nah lo!

Road Race, IRS, Sentul, Bogor, Indonesia
Jelang start

Benar saja, kala balapan pacuan Wahyu tampak kembali seperti sediakala. Awal-awal lap justru sempat memimpin dan saling bergantian dengan Amin. Tinggal, antara kedua pembalap beertarung menguji daya tahan motor selama 10 lap.

”Yup, Amin memang diinstruksikan untuk jaga daya tahan. Awal lap, coba di posisi 1,2,3, kalo bisa lepas langsung lepas. Tapi kalo tidak follow aja, sampai lap terakhir. Dan tikungan terakhir harus ada di tiga terdepan,”ujar Dedy Permadi selaku mentor tim.

Road Race, IRS, Sentul, Bogor, Syahrul
Gaya Syahrul Amin merayakan kemenangannya

Soal durability  itu pula yang memupuskan harapan Irwan Adriansyah (Yamaha Yamalube Nisisn KYT FDR) dan Janoer Deden (Yamaha Akai Jaya Sidrap BAF MBKW2). Kedua rider ini sebenarnya punya kans justru alami masalah mesin di awal lap. ”Kabel pulser putus,”kesal Irwan, sedang Deden gangguan sekring putus.

“Bersyukutr atas hasil ini. Seri 1 sempat hilang point dan didiskualifikasi. Terimasksih untuk tim, sponsor dan semua pihak. Semoga berlanjut ke 250 nanti,”harap Amin. “Dia pembalap hebat, seri 1 nol point. Tapi tiap seri konsisten mendulang point, fight until the limit,”nilai Wahyu Rusmayadi, manager Yamaha Racing Indonesia. Selamat buat Amin, Yamaha dan Bahtera. Ardel  

BAGIKAN