nhk

IRS Sentul 2016 Kualifikasi:  M. Ilham Buldog (549 Kabocci), Pecah Rekor 1.50.905 Detik, Spek Pertamax Turbo!

Roadrace, IRS, Sentul, Wahyu, Buldog

ManiakMotor – Kejutan datang dari M. Ilham Buldog pada sesi kualifikasi kejurnas kelas sport 150 cc. Pebalap 16 tahun asal Makassar, Sulsel dengan bendera 549 Kabocci Racing Team pecahkan rekor Sentul. Yes, ia mencetak best time 1:50.905 detik dengan YZF R15 hasil korekan Syifarudian alias Achos. Catatan waktu itu mematahkan rekor sebelumnya yang dicetak Wahyu Aji Tri Laksana (SYS HDS Racing) yakni 1.50.955 detik. Mantap!

“Tahun ini tahun pertama main di support. Berlaga di sirkuit Sentul pun baru 5 kali, jadi rekor ini lebih ke riding style yang berprogress,”ujar pebalap kelahiran 31 Maret 2000 itu. Padahal, Buldog sendiri masih berstatus pemula bila main di MotoPrix (MP). ”Seri sebelumnya, terbaik baru finish ke-9, semoga race day besok bisa lebih tenang mainnya. Kesabaran masih jadi masalah utama, padahal ada kans untuk podium,”nilai Subhan Al Ghazali, selaku pemilik tim.

Dari kiri: Achos, Buldog, dan Subhan. Kejutan kualifikasi
Dari kiri: Achos, Buldog, dan Subhan. Kejutan kualifikasi

Posisi kedua sendiri ditempati oleh  Wahyu Aji Tri Laksana dengan catatan waktu 1:51.015 detik. “Terpenting jaga point. Klasemen saat ini rapat banget, hanya terpaut satu point dengan pimpinan klasemen. Performa motor juga oke, ada kans untuk fight dibarisan depan,”ujar Wahyu yang Minggu lalu sukses podium (race 2) di UB 130 ARRC (India).

Tak kalah menarik ada Ahwin Sanjaya (Sidrap MPM Honda KYT Nissin IRC Tri Jaya) di posisi ketiga. Disebut begitu, lantaran di antara 10 posisi terdepan, Ahwin-lah satu-satunya pemacu Honda (Honda CB 150R), sementara yang lain YZF R15. 9 Yamaha kepung 1 Honda.

“Perubahan regulasi bahan bakar, dari Pertamax Plus ganti Pertamax Turbo. Perbedaan angka oktan (RON) dari 95 jadi 98, ada beberapa perubahan signifikan. Utamanya adalah perbandingan kompresi,”ujar Haris Shakti Wibowo alias Mlethiz, kliker CB 150R pacuan Ahwin.

aRacer RC1
aRacer RC1

Hal serupa juga dibenarkan Hawadis, mekanik senior yang dikawal R15 Wahu Aji. ”Ada kenaikan 0,5 dibanding perbandingan kompresi sebelumnya,”sebut Hawadis seraya jelaskan untuk mapping pengapian masih tetap. “Perbandingan kompresi sekarang naik jadi 13,4: 1 diimbangi dengan durasi noken 264° dan lift 8,7 mm,”sebut Achos yang bukan rahasia bila sukses melahirkan pembalap bertalenta seperti Syahrul Amin, Willy Hammerm Richard Taroreh asal Sulawesi.  Spesifikasi lain, Achos andalkan Throttle Bodi (TB) UMA dengan diameter 32,9 mm dan ECU aRacer RC 1. Wah, itu part jawara! Ardel

BACA JUGA

Hasil IRS Sentul (Seri 4), Bogor, Jabar 8 – 9 Oktober 2016

BAGIKAN