nhk

IRS Sentul 2016 Seri 2; Race Kejurnas Sport 150, Masih Yamaha R15, Honda CB150R Ke-3

ManiakMotor – Sempat red flag (lap ke-4), ketat jalannya lomba final sport kejurnas 150 cc. Antara Yamaha R15 Vs Honda CB150R. Honda terpuruk di seri 1 lalu, tapi di seri 2 IRS 2016 di sirkuit Sentul Besar 21 – 22 Mei 2016 sikit bangkit. Tuh, Sudarmono (Astra Motor Racing Team) pole potition di sesi kualifikasi kemarin (21/5). Di lain hal, duet Yamaha Bahtera Racing Team yang jadi andalan pasukan Yamaha justru memble.

Begitu race malah  didapat Febrianus Balank (SYS Bandrex HDS) yang start dari grid 24 alias posisi kualifikasi nggak begitu ngaruh. Mantap! Posisi kedua pun tetap milik R15 lewat Wahyu Tri Laksana (HDS Racing). Nah ketiga diisi Sudarmono alias ada perlawanan kali ini. “Upgrade performa lewat modif head sampai blok. Ada kenaikan 1.5 dk,” kata  Momon – sapaan akrab Sudarmono.

Dari timnya dua R15 yang satu-dua lewat Balank dan Wahyu, kolaborasi mekanik senior Hawadis dan Robert Cong. “Wahyu Aji pakai motor yang pernah dibawah Rafid Topan di Sunday Race. Milik Balank pakai spek baru, kualifikasi kemarin sempat bermasalah. Ganti mesin tuh, dilembur sampai jam 3 pagi. Hehe,” kata Hawadis dengan kumis khas itu seraya sebut power mesin keduanya imbang, yakni 25 dk (dyno jet).

Urusan mekanikal, mekanik asli Madura itu memang punya kelebihan pada korekan yang detil. Selain mekanikal, ada hal menarik lain yang perlu dicermati yakni soal sistem pengisisian. Ketika jadi total loss jadi ‘trend’ Hawadis justru coba membalik dengan standart. “Kalo pakai baterai, sumber arus lama-lama drop. Kecuali pakai baterai dengan harga selangit. Model pengsisian standart, arus tetap stabil,” yakin Hawadis seraya menyebut kebetuhan arus untuk spek ini dikisaran 7 ampere. Wow! 

Nah, giliran Robert yang jadi fine tuning ECU (injeksi) yang bicara. Hasil intip reporter sih ECU-nya pakai aRacer RC1. Juga Throttle Body (TB) SYS 33 mm.  “Semprotan injecktor 160 cc/min. Setting pengapian di RPM 9000-ke atas pada 29°. Itu atas dasar suhu mesin di 82°C. Lalu, AFR  disetting 12,4:1 (Wahyu) dan 12,6:1 (Balank). Perbedaan itu karena soal temperatur,” lanjut Robert yang setting akselerasi 130% dari ECU standart. Ardel

BACA JUGA

Hasil IRS Sentul Seri 2, Bogor, Jabar 21 – 22 Mei 2016

IRS Sentul 2016 Seri 2: QTT Kejurnas 150 cc Millik Honda CB150R, Macan Mana R15

IRS Sentul 2016: Ada OMR R25, Ada 30 Rider From YSR (Com A dan Com Pro)

IRS Sentul 2016 Seri 2, Kawsaki Manual Tech Hadir, Ibnu Sambodo Bilang Balap dan Berlatih!

IRS Sentul 2016 seri 2 (Jelang): All New CBR 150 Vs R15, Torsi Kuat!

BAGIKAN