nhk

IRS Seri-3 Sentul, Korekan Yamaha Stagnan

 

ManiakMotor – Betul, Hadiwijaya juara. Tak salah pula, Irwan Ardiansyah peringkat 2 di kelas Premier 110 cc Seri-3 IRS, 8 Juli 2012 di Sentul. Tapi sadarkah, jika dua pembalap pengguna Yamaha itu sejatinya posisinya digerogoti merek lain? “Yamaha stagnan di soal teknis,” komentar Gatot yang sekarang membawa produk R9 sebagai sponsor beberapa tim road race papan atas, termasuk Hadiwijaya sang juara itu.

Menurutnya, perkembangan teknologi Jupiter Z sudah stagnan alias tidak nambah-nambah. Dibanding dengan tim pengguna Honda dan Kawasaki. “Lihat catatan waktunya deh. Peningkatan pesat soal catatan waktu malah dialami Honda dan Kawasaki,” lanjut Gatot yang dulu sebagai bagian racing Yamaha pabrikan.

Gatot minta maniakmotor.com membandingkan lagi soal tim Honda yang kini sudah mengembangkan sistem injeksi. “Yamaha kan ketinggalan namanya,” katanya lagi. Lha, bukannya Yamaha Semakin Di Depan, bossss…?

Kondisi ini diiyakan Irwan ardiansyah yang sudah kehabisan akal membikin motornya lebih kencang lagi. “Semua setting dan modifikasi mesin sudah overlimit,” ujar Irwan yang hampir menjadi bapak 3 anak ini.

Ade Taruna, manajernya Hadi, ikutan bicara. Namun dia tidak mempersoalkan stagnan. Dia sih merasa biasa-biasa saja, wong nyatanya menang. Mantan pembalap road race era 2000-an awal ini menilai IRS sebagai patokan untuk mengukur performance motor. Khususnya untuk menghadapi seri balap lebih bergengsi, IndoPrix.  “IP kan selalu digelar di sirkuit permanen dan salah satunya di Sentul,” bukanya sambil mengelus-elus perutnya yang makin buncit.

Pantas di IP1 kemarin Kawasaki yang menang, ya? Yon

BERITA TERKAIT:
Hasil Semua Sesi Seri 3 IRS Sentul, 7-8 Juli 2012
IRS Seri-3 Sentul, QTT Ninja Dan CBR Setara
IRS Seri-3 Sentul, 600 cc Doni Tata
IRS Seri 3 Sentul, Fokus Ninja 250 Vs CBR 250
Regulasi 250 cc Yang Adil, CBR 56 Dk dan Ninja 65 Dk
IRS Sentul, Menghidar Dari 250 cc


BAGIKAN