nhk

Jaket Pengendara Motor, Sesuaikan Dengan Jarak

jaket Pengendara Motor

ManiakMotor – Mengendarai sepedamotor tanpa mengenakan jaket sama saja menyerahkan nyawa. Cepat atau lambat, tergantung kondisi dan situasi. Waduh, seyem amat, ya! Apalagi jarak berkendara cukup jauh,  saat pergi di waktu matahari belum terbit dan pulangnya rembulan sudah bersinar terang.

Jika kondisi seperti itu rutin dilakoni, makin cepatlah usia dimakan. Nah, fungsi jaket di sini bukan sekadar sebagai pemanis atau fashion. Lebih dari itu, jaket menjadi body protector alias pelindung badan, baik bagian luar terhindar dari lecet atau luka parah akibat terjatuh dan melindungi bagian dalam.

Terutama mencegah terjadi paru-paru basah yang disebabkan kuatnya terpaan angina. “Berapa kuat terpaan angina ke badan, bila tanpa mengenakan jaket bisa bikin paru-paru basah. Bukan tidak mungkin akan memgalami TBC dan gangguan pada saluran pernapasan,” bilang Dr. Erik Gultom, dokter spesialis bekerja di RSU Hermina yang juga biker pengguna moge.

Sekarrang ini, lanjut dokter, pengendara punya banyak pilihan jaket, tapi harus lebih paham fungsionalnya. Untuk perjalanan jarak dekat minimal pakai rompi, bahan parasut atau sweeter (hoodie). Untuk yang terakhkir, bahannya katun tebal dengan banyak pilihan warna. Sedang jarak menengah, cocok bahan Tropicana drill, codura dan sejenisnya.

Untuk jarak jauh, jaket terbuat dari kulit domba sampai sapi. Sebisa mungkin pada jaket sudah ada pelindung, seperti pada bagian siku dan pundak. Juga ada ventilasi akan tidak menguras keringat yang berdampak pada dehidrasi. MM

BACA JUGA

Tips Motor: Mudik Pilih Jaket Yang Nyaman

Kaus (T-Shirt), Kemeja, Jaket, Tema Balap Dan Drag Bike, Modelnya Cewek Bukan Cabe-Cabean

Produk Baru : Duo Diva Amrik Jennifer Lopez dan Beyonce Siap Memadu Suzuki Hayabusa Terbaru 

Produk Baru: Model Klasik dari Taiwan, Teknologinya Terkini

BAGIKAN