nhk

Jalani Uji Coba Tahap Pertama, Rifat Pertegas ‘Track Street Race Ancol’ Bukan Jebakan Batman!

Maniakmotor – Sudah menjadi impian komunitas drag bike 500m memiliki sirkuit di dalam ibu kota. Pasalnya untuk bisa merasakan balapan aman dan tentram yang baik, mereka harus pergi ke sirkuit – sirkuit yang jauh. Misalnya Sentul Internasional Sirkuit yang kerap jadi lintasan balap 500 meter tersebut.

Mereka yang tetap mau melaksanakan dalam Ibu Kota DKI Jakarta, otomatis melakukannya secara ilegal. Dan tentu kita kerap memanggilnya dengan istilah ‘balap liar’ yang sudah sangat tidak asing di telinga sobat maniakmotor.com. Oleh karena itu, lintasan resmi yang ‘legal’ pastinya sudah ditunggu – tunggu sobat pecinta drag bike.

Untuk mewujudkan itu, maka dibuatlah Lintasan Legal Street Race Ancol yang merupakan proyek kerja sama antara IMI (Ikatan Motor Indonesia) dan Polda Metro Jaya. Program ini dicetuskan ketua umum IMI Bambang Soesatyo dengan Polda Metro Jaya tahun lalu.

Kabar baik, bahwa terlihat sudah ada lampu hijau, bahkan progress yang signifikan. Kemarin (10, Januari 2022) IMI dan Polda Metro jaya juga telah melakukan uji coba resmi di track yang berada di Ancol, Jakarta Utara itu.

Pengondisian Legal Street Race Ancol

Terlihat hadir petinggi IMI, misalnya Waketum Mobilitas Rifat Sungkar yang juga seorang pembalap rally. Doski melihat proses pengamanan dan pengondisian lokasi untuk membuat track legal street race ini semakin nyaman dan aman untuk para pembalap, yang akan dibuka mulai 15 januari 2022 mendatang.

Pengondisian Track Street Race Ancol

Rifat sendiri memiliki harapan besar pada proyek yang bertujuan memajukan balap motor di Indonesia ini. Dimana ia juga mempertegas, tidak ada permainan jebak menjebak dalam proyek ini. “Kesempatan seperti ini mungkin dateng 100 tahun sekali jadi mari berpikir positif dan enggal perlu mikir ini jebakan batman (emoji kelelawar),” tukasnya di akun instagram pribadi.

Rifat ingin memperjelas, bahwa ini merupakan saluran bakat yang perlu sama – sama dibangun. “Saatnya pembinaan bakat yang selama ini tidak kelihatan, bisa bicara. Sirkuit ini merupakan jawaban dari tuntutan bakat kita harus dibina,” tambah Rifat di media sosialnya itu.

Hanya saja, Rifat pertegas kembali bahwa sirkuit ini bukanlah sirkuit jadi alias permanen sehingga Polda Metro Jaya dan IMI juga harus mendapatkan bantuan masukan dari teman – teman komunitas Drag Bike. “Sehingga kami tahu apa saja perbaikan dan apa yang perlu disempurnakan dan semua akan kembali pada masukan komunitas,” tutup Rifat.

Gaspoll!  Raider

BACA JUGA