nhk

Jawa Tengah Gudang Joki Drag Bike. Ilmu Koreknya Terbuka!


ManiakMotor Tahun ini drag bike nasional dikagetkan nama-nama seperti Eko Chodox, Dwi Batank, Bowo Samsonet,  Hendra Kecil dan sebagainya. Mereka dari Jawa Tengah.  Posisi dia orang menggantikan para joki Jawa Timur dan DKI yang jauh sebelumnya pakar kebut liar, eh, resmi sekarang brosist. Ada eventnya yang dikelola IMI.

Nenek moyang Jateng hobi otomotif.  Sejarah zaman kompeni Belanda, kantor IMI  ada di Semarang. Terus, pembeli motor pertama di Indonesia  juga dari Solo,” nilai Henda Kecil (15 tahun) yang entah dari mana dia paham perihal sejarah itu. Wkwkwkwk…

Tahun ini Jateng aktif gelar drag bike. Bukan hanya promotor lama, promotor debutan pun tertarik bikin event  pacuan trek lurus ini.  Setahun di atas 30 event di sana. Jujur saja, mengemas drag itu lebih murah.  Promotor hanya menyiapkan lahan sepanjang 400 meter yang lurus. Ya, iyalah, masak trek yang bengkok-bengkok, itu sih road race. Sewa pagar BRC dan personel pegamannya, jelas lebih sikit sdari road race, grasstrack, atau motocross.

“Saya rasa, bukah hanya event yang murah. Bikin motor drag setara road race seimbang dananya, tapi perawatan dalam setahun jauh lebih hemat drag. Makanya, event dan jokinya muncul bersamaan. Makin banyak event jam terbang bertambah, itu guru otodidak bagi tim dan joki,” pantau  Ir. Dedi Satria Budiman, wakil dari Pengprov  IMI Jateng yang tanggal 9 Desember bikin drag bike di Semarang, ya, minggu ini

Dibanding Jakarta yang condong ke teknologi, Jateng lebih banyak manual teknologi.  Semuanya dicari dengan teknik murah, bukan beli. Tetapi, dengan manual ilmu itu mereka bisa memperdalam saling  tukar pendapat.  Ada hambatan, bisa didiskusikan. Bukan malah ditutup dengan maksud  lawan tidak ikut dengar.  “Semakin terbuka ilmu dan dibagi bukannya rugi justru semakin pintar.  Jateng juga selalu welcome pada siapa saja,” kata Bowo tanpa Fauzi didepan, dia pembalap lurus yang memperkuat tim di Jakarta.  

Nah minggu ini atau 9 Desember besok, siapa yang terbaik di atara mereka di lintasan Tawang Mas, Semarang Jawa tengah. Lintasan yang dari dulu kebanggaan Semarang.  Ardel

BERITA TERKAIT:

Jelang Drag Bike Semarang, FU Mandi Jumat Kliwon, Di bawah 7,5 Detik?

Modifikasi Suzuki Satria FU Drag Bike (Dwi Batank), Volumetrik 200 cc, Time 7.5 Detik

Drag Bike Demak, ‘Kontroversi’ Satria FU 07.604 Detik!

Modifikasi Ninja 150 Drag Eko Chodox, Piston KDX 66 Mm

Modifikasi Yamaha F1ZR, Motor Drag Bike Tiga Arena!

 

 


 

 

BAGIKAN