nhk

Jelang ARRC 2017 Sentul: Wahyu Aji Dari Sport Mudah Ke Bebek

wahyu aji ss
Pakai SE250 ala supermoto

ManiakMotor – Ini menurut Wahyu Aji Triklasana, loh. Joki dari Yamaha Racing Indonesia (YRI) itu, sebut kalau dari bebek ke sport selalu mengalami kesulitan pada riding style yang akhirnya berpengaruh pada kecepatan. Karena keduanya punya karakter sangat jauh berbeda. Sebaliknya dari dari sport ke bebek, justru jadi mudah.

Wahyu dengan R25 standar pabrik

Karena itu, Wahyu kelihatan di Sentul Kecil pada Kamis 27 Juli 2017 sedang memainkan dua sport sekaligus. Yakni spesial engine 250 cc dan R25 yang tentu saja 250 cc. “Agar lebih mudah untuk seri 4 ARRC nanti di Sentul Besar,” sebut Wahyu yang juara ARRC di kelas underbone tahun lalu dan 2017 ini sedang berada di posisi dua klasemen.

Berarti tahun ini juga Wahyu masih di bebek di ARRC, tapi bebek yang sudah bermesin tegak 150 cc. Regulasi bebek ARRC ini, mirip-mirip dengan MP3 di Indonesia. Makanya, butuh hendling alamiah juga. Ya itu tadi, makin alami dari sport ke bebek seperti latihan dilakukan Wahyu di Sentul Kecil.

Ke Sentul Kecil, Wahyu murni program pribadi. SE250 dan R25 yang digunakan pun pribadi punya. Khusus R25 standar pabrik pula bahkan knalpotnya beruara harian alias knalpot std. “Hanya ban diganti untuk balap dan pijakan kaki racing. Untuk melancarkan gerakan badan. Kan semakin standar justru semakin ‘susah dibawa’, karena standarnya itu,” tambah Wahyu yang asli Banyumas, tapi sehari-harinya di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tinggal di Jakarta sudah dijalani Wahyu sejak kelas 2 SMP sampai sekarang, tapi KIS masih Jateng. Begitu cerita Wahyu soal sport ke bebek. MM

BAGIKAN