nhk

Jelang ARRC 2018 Sentul: Tim YRI & Satelit Bersama Wild Card Yamaha, Tarung All-Out Ke Podium

Tim YRI AP250
Tim YRI AP250

ManiakMotor – Seri 5 Asia Road Racing Championship (ARRC) 2018 datang ke sirkuit Sentul, Bogor, Jabar Indonesia (12-13 Oktober). Putaran ini menjadi momen penting bagi tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang bertarung di kelas Asia Production 250 (AP250) dan Underbone 150 (UB150) untuk meraih poin maksimal.

Wahyu Aji Trilaksana, UB150
Wahyu Aji Trilaksana, UB150

Tampil di kandang sendiri, para rider YRI yang dikomandoi Wahyu Rusmayadi sebagai manajer tim, pastilah punya motivasi kuat. Kan tampil di negeri dewek, mental didukung suasana, sama-sama berbahasa Indonesia. Mental tumbuh pada penguasaan handycap sirkuit dari karakter aspal lintasan Sentul sampai tikungan-tikungannya. Maka dukungan psikologis dari dalam diri dan penonton yang hadir akan memberikan semangat pentang menyerah.

Dua pembalap YRI di Asia Production 250 (AP250), Richard Taroreh dan M Faerozi siap bertarung all-out. Demi mengangkat diri sendiri dan klasemen sementara AP250. Perfoma tangguh Yamaha YZF-R25 akan kembali dibuktikan di trek Sentul. “Untuk race sabtu-minggu, saya dan tim juga sudah mempersiapkan semuanya. Berusaha memberikan yang terbaik, mohon doa dan dukungannya,” terang Richard Taroreh yang ada di deretan ke-13 dalam klasemen sementara AP250.

Rafid Topan Sucipto, AP250
Rafid Topan Sucipto, AP250

Begitupun M Faerozi. Motivasi petarung usia 15 tahun ini semakin bersemangat setelah pulang dari program Yamaha VR46 Riders Academy Master Camp 6 di Italia. Banyak pelajaran sehubungan peningkatan skill balap dan fisik yang diperoleh M Faerozi, akrab disapa Faeroz yang berasal dari Lumajang, Jawa Timur. ARRC 2018 Sentul akan menjadi media pembuktiannya.

Home race bagi saya sangat penting. Jadi saya mempersiapkan dengan sangat matang untuk bisa meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya dan bisa berbuah hasil itu target, yang salah satunya mempersiapkan fisik, mental dan latihan. Akan berusaha keras dan semoga memdapatkan hasil yang baik,” tutur Faeroz yang berada di deretan ke-15 klasemen sementara AP250.

Disamping itu, duet tim satelit Yamaha Yamalube KYT TJM WR Super Battery, Rafid Topan dan Anggi Setiawan akan memperkuat kesolidan Yamaha Indonesia. Catatan penting saat seri ke-4 ARRC 2018 India lalu (4-5 Agustus), Rafid Topan dapat merenggut podium ke-3 dan juara pada masing-masing race AP250 yang digelar. Prestasi yang patut diapresiasi.

Gupita Kresna, UB150
Gupita Kresna, UB150

Saat ini Rafid Topan berada di urutan ke-4 dalam klasemen sementara AP250. Termasuk grafik prestasi pelaga muda Anggi Setiawan yang terus memberikan kemajuan. Racer asal Palu, Sulawesi Tengah ini berada di posisi ke-9 dalam klasemen sementara AP250.

Pada bagian lain di kelas Underbone 150 cc, pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Aji Trilaksana yang membesut Yamaha MX King akan berusaha keras meraih poin maksimal. Runner-up UB130 ARRC 2017 ini ingin menambah pundi poin sehingga menjaga kansnya dalam perebutan juara umum UB150 di seri final ARRC 2018 Buriram, Thailand pada awal 1-2 Desember nanti.

“Saya selalu punya semangat lebih jika ARRC di home race karena riuh dan dukungan penonton. Semua lawan memang kuat, tapi saya persiapkan ini jauh hari, semoga bisa meraih kemenangan yang maksimal,” ucap Wahyu yang saat ini ada di posisi ke-4 dalam klasemen sementara UB150.

Potensi dan peluang untuk menggeser urutan ke-2 dan ke-3 sangat terbuka bagi racer asal Ajibarang, Banyumas. Mengingat persaingan dalam 2 race UB150 memperebutkan total 50 poin. Amunisi YRI akan diperkuat pembalap wild-card, yaitu Wahyu Nugroho yang selama ini fokus di Kejuaraan Nasional Motoprix 2018. Pembalap asal Boyolali yang berusia 13 tahun ini memliki prestasi diposisi ke-3 klasemen sementara pada kelas Pemula A MP3 (150 cc) dan ke-1 klasemen sementara Pemula B MP5 (150 cc) bersama tim Yamaha Bahtera.

Gupita Kresna, UB150
Gupita Kresna, UB150

“Terima kasih kepada Yamaha Racing Indonesia diberi kesempatan unuk mengikuti ajang balap ARRC. Ini kesempatan memperlihatkan skill. Persiapan seperti biasanya, mulai dari fisik, latihan, doa dan terus optimis supaya bisa terus maju. Saya berharap, saat race bisa meraih hasl yang maksimal dan membanggakan Indonesia,” ujar Wahyu Nugroho.

Disamping itu, kekuatan tim satelit Yamaha Yamalube SND Factory yang dimotori Sandy Agung selaku pemilik tim akan kembali hadir setelah absen di ARRC 2018 India. Duet Gupita Kresna dan Syahrul Amin akan berusaha maksimal untuk memperbaiki peringkat ke-7 dan ke-9 dalam klasemen sementara UB150. Sebelumnya, Gupita Kresna dapat meraih podium juara dan ke-3 dalam dua race ARRC Jepang (2-3 Juni).

BAGIKAN