nhk

Jelang ARRC Johor 2017 (Seri 1):  GHP Blak-Blakan Soal Kansnya, Waspadai Trio Sebelah

Galang, latihan, yogya

ManiakMotor – Berlatih dan terus berlatih, itulah yang dilakoni Galang Hendra Pratama (GHP) jelang menghadapi kejuaraan ARRC seri I di Johor, Malaysia, 1-2 April 2017. Kebetulan, portal ini juga ikut latihan fisik bareng di kediaman GHP di Kadisono, Guosari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta, pagi tadi (24/3) yang saat ini lagi pulang kampung.

Lo, kok back to kampong! Karena, kesehariannya Galang ditempatkan oleh Yamaha di Sentul, Jabar dan sudah setahun. Tujuannya, agar ia dekat dengan tempat latihannya sirkuit Sentul.  Makanya, ia dibilang pulang kampong sekalian menghadiri acara doa dan pengajian bersama.

Galang juga suka latihan pake supermoto

Di rumah ortunya juga tersedia  lahan dan sarana gym untuk latihan fisik.  Sambil latihan, GHP ‘blak-blakan’ soal pertarungan AP (Asia Production) 250 tahun ini. Baginya, hadirnya trio AHRT (Astra Honda Racing Team)  Gerry Salim, Rheza Dhanica, dan Ahwin Sanjaya tak bisa dianggap sebelah mata. Pasalnya, meski pemain baru tapi spek pacuan mereka ‘diuntungkan’ dengan regulasi.

”Test Johor lalu, masih satu-satu, beda lah  ketika sudah lomba. Mental dan strategi yang menentukan.  Juga best time mereka belum konsisten, hanya di lap-lap awal saja,”bilang Galang yang menargetkan konsisten di tiga podium untuk musim ini.

Galang mengakui, Gerry dan Rheza memang jadi ‘rival’ Galang sejak masih pemula di underbone (MP 5/MP6). Keduanya juga sudah punya pengalaman dibanding Ahwin. Tapi Galang mewanti, bahwa balap bukan sekedar catatan waktu, ada mental, ada strategi, apalagi di Johor yang kondisi aspalnya nggak terlalu ideal lantaran ada berapa titik yang aspalnya ditambal.

Menghadapi pertarungan musim ini, Galang sudah menyiapkan, mulai dari mental, fisik dan strategi. Seperti dibilang  ortunya Dicky Hestu selaku penggembleng mental pribadi bahwa mental galang lebih siap. Untuk tes fisik, saat ini lebih fokus pada test eendurance dan speed di tread mail. Kalo endurance dengan kecepatan  17-18 m/s selama 20-30 menit.  Sedang tes speed dengan 20-22 m/s selama 20-30 menit. .

“Untuk riding style, coba rutin latihan dengan R6. Hasilnya signifikan pada best time 250 di Sentul, bila sebelumnya 1:46 detik, setelah latihan dengan R6, naik jadi 1:44 detik,”beber Galang. Setiap latihan di Sentul, sehari ada tiga sesi yang setiap sesi menempuh 15-20 lap. Ini seperti yang dilakukan Apiwat yang latihan dengan motor 1000 cc, hasilnya juga signifikan.  Galang menegaskan kalo dia siap main dengan agresif. Ini ilmu yang dia dapat dari gaya main Apiwat. Mantap! Nih salah satu latihan fisik GHP, https://www.youtube.com/watch?v=_DIHCSbI8zM&feature=youtu.be.  Ardel          

 

BAGIKAN