nhk

Jelang ARRC Sentul 2018: Peluang Pembalap Indonesia Di Setiap Kelas, Ayo Wahyu Aji..!

ManiakMotor – Ronde 5 FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) berlangsung minggu ini di Sentul International Circuit (SIC). SIC kebagian ronde 5 perhelatan yang disebut Asia Grand Prix ini. Tepatnya 12 – 14 Oktober 2018, silakan datang, buat yang hobi balapan.

Sentul sejak ada ARRC langganan disinggahi ARRC. Promotornya Two Wheels Motor Racing (TWMR) menganggap Sentul khususnya Indonesia adalah aset. “Peserta reguler dari semua kelas di ARRC, semua ada Indonesia. Indonesia adalah aset kami,” sebut Ron Hogg yang punya TWMR sebelum dia berangkat ke Jakarta dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Peluang Indonesia beberapa kelas masih sangat terbuka. Bahkan AP250 harusnya jadi milik Indonesia. “Kalau dari Yamaha, lebih memetingkan pembibitan di AP250. Tahun ini kedua pembalap kami, rookie dua-duanya. Semoga di Sentul yang mereka kenal sirkuitnya, bisa menunjukan bakat mereka,” papar manajer Yamaha MotorSport Indonesia, Kadek Suma pada kelas yang dibela Richard Taroreh dan M. Faerozi.

Khusus Faeroz punya elmu tambahan. Tiga minggu lalu dia lima hari di markas VR46 Riders Academy di Italia. Di sana, dia menjalankan program Yamaha VR46 Master Camp. Dia sih janji, elmu dan jurus dari Valentino Rossi akan digunakannya pada balapan selanjutnya yang tekuninya. Sekarang saatnya, karena main di Sentul yang minimal dikuasai Faeroz.

Di UB150 di atas kertas pembalap Wahyu Aji Trilaksana (Yamaha Racing Indonesia) masih punya peluang. Setiap seri, kelas-kelas utama di ARRC termasuk UB150, memainkan dua race. Tersisa dua seri termasuk di Sentul ini, masih ada 100 point. Usai ronde India, posisi Wahyu di kelas Bebek 150 cc tersebut ke-4 dengan 81 point. Sedang yang memimpin klasemen 134 point atau terpaut 53 point.

Sebenarnya selain Wahyu ada dua lagi pembalap INA di UB150. Yakni Gupita Kresna dan Syahrul Amin, keduanya memperkuat Yamaha SND, “Sayang di seri India keliru mengurus VISA. Untuk berharap juara Asia sudah jauh, tapi main di Indonesia, wajib juara di Sentul,” janji Gupita yang mengaku MX-King yang digebernya nggak kalah dengan para pesaing.

Sedangkan di SS600 peluang pembalap Indonesia sudah tertutup. Para pemainnya tinggal memperlihatkan nggak kalah main di depan publik. Pemimpin klasemen di kelas moge menengah ini sudah sangat jauh, yakni Anthony West yang di WSSP 600 lalu didiskualifikasi karena dicurigai dopping.

Kalau gitu ayo nonton dan datang langsung ke sirkuit. MM

 

 

BAGIKAN