nhk

Jelang Drag Bike Banjar, Bochel Vs Cendy Di Matik Tune-Up 200 cc

 

 

ManiakMotor – Enam biji roller 8 gram yang beratnya seragam dipasang pada Yamaha Mio Cendy Gerry. Penyeragaman itu walau power kebesaran dan tersentak, transfer ke roda tetap bisa naik rata. Pegas  CVT pun hanya pakai versi 1.500 rpm, supaya mudah dikendalikan, kendati jokinya dalam keadaan tertekan.

Itulah modal Cendy untuk mengejar poin Richo Bochel di Matik Tune-Up s/d 200 cc. Ini kelas berhadiah mobil dan akan diserahkan di seri penutup Pertamina Enduro Day Battle Drag Bike 201 Meter di Banjar Patroman, Jawa Barat pada 1-2 Desember 2012. “Grand Prize satu unit mobil Suzuki APV Blind Van memang pusat perhatian. Tapi jangan lupa, masih ada hadiah motor Suzuki di kelas lain,” giring Helmy Sungkar dari Trendy Promo Mandira (TPM), penyelenggara Pertamina Drag Bike.

Cendy yang memperkuat Wahana Baru dalam posisi mengejar poin Bochel yang membela Angker Sport Hariots Feat Key Speed ELF AHRS (ASHFKSEA). Bochel 86 poin di klasemen pertama dan kedua Cendy dengan 67 poin.  Bila memang rezeki tidak ke mana,” sahut Bochel dan Cendy yang punya harapan sama.

Hitung-hitungan di atas kertas sih Bochel lebih aman. Memimpin 19 poin, cukup ke-9, Bochel tetap dapat mobil, walau Cendy yang pertama di Banjar nanti. “Saya masih di rumah (Surabaya), Mas. Yang nyeting Andriansyah Ucil. Tapi karakter motor itu saya sangat hapal. Cukup penyegaran komponen mesin dan trasmisi, itu Mio sudah oke,” santai Bochel dan memang wajar dia bersantai lantaran selisih poin tadi. Sama santainya dengan Kentar sang juru korek ASHFKEA saat di sms tidak menyahut-nyahut. Bisa jadi, sebaliknya lagi dia sibuk menyetel Mio-nya Bochel, maka tidak sempat baca sms????

Karena itu, Cendy harus siap, selain dia bisa mengejar mobil, tetapi dia pula bisa disabet oleh klasemen ke-3 yang ditempati Ucil.  Ucil ini satu tim dengan Bochel di ASHFKSEA yang punya modal 60 poin atau hanya selisih 7 dengan Cendy. Termasuk posisi ke-4 masih punya peluang mengejar Cendy. “Jauh memang untuk mengejar Cendy. Tetapi harus berusaha yang terbaik,” kata Tomo dari Tomo Speed Shop yang pembalapnya  Ayip Rosidi berada di posisi 4 dengan 55 poin.

Betul kan, kubu Wahana Baru yang dibela Cendy yang justru ‘terjepit’ atas-bawah.  Makanya, “Kami hanya menyetel gram roller. Itu agar Cendy tidak merasa terbeban. Basis mesin dengan modifikasi boreup 64 mm dengan piston NPP dan stroke 61,9 sudah cukup,” tutur Muhamad Farid alias Popo, mekanik Wahana sembari menenangkan diri.  

Lebih baik tenang, pak. Adit

BERITA TERKAIT:

Drag Bike Cikarang, Bochel Punya Kans Dapat Hadiah Mobil

Drag Bike Tegal, FU Solo Merontokkan FU Kontroversi Dan Jupiter Z Pele

Kelas Ninja Frame Standar, Idola Baru Di Drag Bike, Regulasinya..?

Drag Bike Sentul, Chodox Berlari 6,940 Detik…!


BAGIKAN