nhk

Jelang Drag Bike Bantul 2017: Matik 200 Putra Tunggal Manahadap,’Garansi’ Best Time  

JOHN PK DAFFI, IDC, YOGYA
Daffi (kanan) jadi yang tercepat

ManiakMotor – Dengan perbandingan kompresi dipatok 13,6: 1 berdurasi buka tutup klep pada 283° (in) dan 284° (ex), matik 200 milik tim Putra Tunggal Manahadap (PTM) sukses naik podium di penampilan perdana di ajang kejurnas Drag Bike Tulungagung, Jatim, kemarin (26/3).  M. Zulham Khadafi akrab disapa Daffi Mini cetak best time 7.727 detik (final).

Sukses matik 200 karya Moch. Jamaludin akan diuji kembali di event seri 1 Indonesia Drag Championship (IDC) di Sirkuit Manding, Bantul, Yogyakarta, pekan ini (2/4). Gelaran kejurnas kemarin sebagai uji coba performa matik 200 yang disenjatai karbu PE 28 remaer. PTM milik Nanang Ariyanto ini salah satu tim papan atas yang siap beradu gengsi di IDC garapan Erdeve Racing Organizer Indonesia (EROI).

IDC dibawah komando Yudha Prasetya, event yang jadi barometer teknologi balap karapan saat ini. “Matik 200 adalah salah satu dari delapan kelas utama (point). Salah satu kelas dengan persaingan panas antara matik teknologi Thailand dan lokal,”nilai Deon Aditya humas IDC.

Soal potensi matik 200 ini, duet joki PTM Daffi Mini dan Jhon PK optimis kompetitif. “Best time di final 7,7 detik karena memang lintasan basah. Juga sensor timing yang dipakai amat sensitif. Hasil setting udah tembus 7,5-7,6 detik,”kilah keduanya. Infonya, matik 200 ini diorder dengan garansi time 7,5-7,6 detik.

“Fokusnya pada riset CVT kalo secara mekanikal hampir sama dengan matik-matik yang lain. Tapi justru CVT yang jadi keunikan riset matik seperti per CVT, roller, custom sudut puli,”ujar Jamal dari Metamorphosis Racing asal Kediri Jatim.  Methamorphosis sendiri jadi kekuatan di spek matik 200 disegani saat ini. Menarik ditunggu duel matik 200 Methamorphosis Vs Wahana Vs Pells Vs VRG di IDC.

Pastinya, dengan senjata baru matik 200 ini melengkapi amunis yang sudah ada. “Kalo untuk Jupie 130, bebek 200, Ninja STD, Ninja TU udah lebih siap. Mudah-mudahan matik 200 langsung on fire. Tahun ini tekad kita raih gelar juara umum, tahun lalu kans itu sudah didepan mata, tapi masih gagal dan hanya runner up.  Kini saatnya!,”semangat Nanang. Ardel

 

BAGIKAN