nhk

Jelang Drag Bike Semarang, FU Mandi Jumat Kliwon, Di bawah 7,5 Detik?


ManiakMotorDengan spek sama Satria FU korekan Wawan Kristiarto (FU Solo) berjanji akan pertajam waktu 7.5 detik di sirkuit Tawang Mas, Semarang, Jateng. Sebab event  Drag Bike IMI Jateng Cup (DBIJC) seri 3 (final), Minggu 9 Desember 2012, jaraknya masih 201 meter. Berarti, kemungkinan bisa lebih cepat, tetap ada.

Lagain, usai libas FU Kontroversi bersama Jupiter Z Pele di Tegal (Jateng) dan Bajar (Jabar) lalu, FU Solo ini langsung mandi kembang 7 rupa dan 7 warna. Rupa dan warna beda, nggak? Ritual mandi itu dilaksanakan malam Jumat Kliwon, semalam atau 6 Desember 2012. Asli itu, mandi oli, hehehe. Mudah-mudahan bisa tembus di bawah 7,5 detik. Soal mesin sudah jaminan, tinggal tergantung yang bawa,” harap Wawan yang modifikasi FU-nya baru terbit di maniakmotor.com.

Wawan lebih yakin, lantaran ada 3 joki yang bertingkat karakternya. Misalnya Dwi Batank, Tofik Omponk dan Luluk Kecil. Dwi Batank paling merasakan tipikal FU yang lebih mengutamakan rpm itu. Batang tahu persis momen puntir ideal untuk start pada power FU Solo. Batank bisa ‘mendiamkan’ FU, walau saat start rpm-nya minta melengking.

Sementara, rivalnya seperti FU Kontroversi racikan Prabowo (JBX) dan Jupie Pele ingin membalas dua kali kekalahan mereka. Maklum, kalah adalah penasaran. Nggak mungkin dong mau diasapi terus. Asap bensol itu perih brosist. “Belum ada instruksi dari bos. Seumpama berangkat, semua sudah siap tempur. Penasaran juga sih,” jelas JBX dengan gigi gemeretak, tanda penasaran. Hehehe becanda brosist. 

Nah lo! Sekadar catatan, tiga motor yang disebut tadi memang kompetitif yang artinya berimbang. Tinggal ketelitian mekanik menyetelnya sesuai suhu di tempat. Juga kecermatan joki tidak melakukan kesalahan saat start. “Di Tegal salah setting spuyer, prediksi awal akan hujan ternyata cerah. Mudah-mudahan besok tidak keliru lagi,” kata JBX.

Wah berarti berangkat tuh? Asyik…. Termasuk Eko Chodox, pendekar trek lurus Indonesia yang asli Semarang itu,  bertindak sebagai tuan rumah. “Tawang Mas sudah jarang dipakai drag, tapi sekalinya dibikin di sini, sayang bila dilewatkan. Lintasan plus jarak pengereman lebih dari cukup, area tes motor juga ada,” ajak Chodox.

Gasss… Ardel

BERITA TERKAIT:

Modifikasi Suzuki Satria FU Drag Bike (Dwi Batank), Volumetrik 200 cc, Time 7.5 Detik

Drag Bike Banjar, Tumben FFA ‘Pelan’…!

Drag Bike Banjar, (Lagi) Satria FU Sapuan, Sapu Final..!

Drag Bike Banjar, Satria FU Kalahkan SE 4-tak, Time 7.521 Detik

Drag Bike Demak, ‘Kontroversi’ Satria FU 07.604 Detik!


BAGIKAN