nhk

Jelang FP1 MotoGP Qatar 2017: Jumpa Pers, Semua Ingin Tampil Mantap

Jumpa Pres qatar2017

ManiakMotor – Sudah pastilah ingin pada penampilan pertama sakses semua. Sakses sesuai target masing-masing. Honda dan Yamaha jelas ingin target paling tinggi. Kedua merek ini sudah membayar riders terbaik di muka bumi. Lalu target Ducati dan Suzuki, kalau bisa mengalahkan dua pabrikan disebut di awal. Karena nggak mungkin berharap pemain Aprilia dan KTM langsung juara dunia kan.

Jumpa pers wajib di Doha, Qatar pada Rabu 22 Maret 2017 untuk menghadapi ronde pertama MotoGP 2017, joki KTM dan Aprlia belum diundang. Sabar..! Yang muncul  Valentino Rossi dan Maverick Vinales, ya keduanya wakil Yamaha. Marc Marquez dari Honda, ada juga wakil Honda satelit Cal Crutchlow dan satu-satunya pembalap satelit. Lalu Jorge Lorenzo (Ducati) dan Andrea Iannone (Suzuki). Keenamnya tampil necis dengan baju kebesaran tim masing-masing. Rambut juga barusan dicukur.

Apa saja yang mereka omongkan? “Sampai juga di ronde pertama setelah libur musim dingin yang panjang. Selama itu, saya sudah merasakan mesin baru Honda dalam tes. Ada perkembangan, tapi masih butuh pendalaman. Semoga dapat set-up yang pas di Qatar,” singkat Marquez yang diberi kesempatan pertama bicara sesuai urutan klasemen tahun lalu.

Rossi yang cuap-cuap berikutnya. “Harus coba bersaing di kelompok depan. Mengingat saat test lalu sangat sulit melacak set-up yang tepat,” rendah Rossi yang bicara didengar dengan seksama oleh teman setimnya yang duduk di sampingnya. “Saya memang sukses dalam tes pramusim. Itu tinggal diteruskan pada lomba yang dimulai dari tempat ini (Qatar). Soal pindah merek, nggak banyak mengubah gaya dari Suzuki ke Yamaha,” kata Vinales yang sorot matanya ke depan terus tanpa melirik Rossi yang omongannya sangat percaya diri. Entalah dibuat-buat atau tidak, itu urusan dia.

Giliran Lorenzo bicara yang juga anak baru di Ducati. Katanya, sejak bersama Ducati dia mencari cara sikit demi sedikit memahami perilaku motor barunya. “Dan di tes Qatar ada langkah besar. Tapi hanya cepat untuk satu lap. Masih harus ditingkatkan untuk banyak lap menghadapi Qatar,” tutur Lorenzo. “Saya masih berusaha mendekatkan kesejangan dengan lawan. Itu saja,” timpal Iannone. “Intinya semua peserta ingin tampil 100 persen. Termasuk saya,” tutup Cal yang memang diberi kempatan terakhir bicara. MM

 

BAGIKAN